Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Pemprov Sulteng Evaluasi Realisasi APBD 2024, Capai 89,78%

badge-check


					Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Novalina, MM Saat Memimpin Rapat  Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD Tahun 2024, (Foto: Istimewa) Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Dra. Novalina, MM Saat Memimpin Rapat Evaluasi dan Pengawasan Realisasi APBD Tahun 2024, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar rapat evaluasi realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, pada Rabu (12/2/2025). Rapat ini bertujuan untuk menilai pencapaian serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan anggaran daerah.

Sekretaris Provinsi Sulteng, Novalina, dalam laporannya menyebutkan bahwa hingga 31 Desember 2024, realisasi APBD mencapai 89,78% dari total anggaran sebesar Rp6,31 triliun. Capaian tersebut setara dengan Rp5,67 triliun, menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 87,45%.

Analisis Belanja Daerah
Belanja daerah terdiri dari empat kategori utama dengan rincian sebagai berikut:

Belanja Operasi

Anggaran: Rp4,3 triliun

Realisasi: Rp3,79 triliun (88,13%)

Sisa anggaran: Rp511,14 miliar

Rincian:

Belanja Pegawai: Rp1,59 triliun (83,28%)

Belanja Barang dan Jasa: Rp1,86 triliun (91,11%)

Belanja Hibah: Rp321,19 miliar (97,08%)

Belanja Bantuan Sosial: Rp17,65 miliar (99,18%)

Belanja Modal

Anggaran: Rp1,17 triliun

Realisasi: Rp1,04 triliun (89,52%)

Sisa anggaran: Rp122,74 miliar

Rincian:

Gedung dan Bangunan: Rp333,22 miliar (76,77%)

Jalan, Jaringan, dan Irigasi: Rp520,87 miliar (97,69%)

Belanja Tidak Terduga

Anggaran: Rp4 miliar

Realisasi: Rp109 juta (2,73%)

Belanja Transfer

Anggaran: Rp838,92 miliar

Realisasi: Rp830,59 miliar (99,01%)

Tren Realisasi APBD Lima Tahun Terakhir

2020: 92,77%

2021: 92,33%

2022: 88,75%

2023: 87,45%

2024: 89,78%

Meskipun mengalami kenaikan dibandingkan 2023, realisasi APBD 2024 masih lebih rendah dibandingkan dengan 2020 dan 2021.

Perangkat Daerah dengan Realisasi Rendah
Beberapa perangkat daerah mengalami deviasi realisasi lebih dari 10%, di antaranya:

RS Madani: -39,7%

Dinas Cipta Karya dan SDA: -15,5%

Dinas Kebudayaan: -13,9%

BPKAD: -12,2%

DP3A: -11,5%

Dinas Koperasi dan UKM: -11,1%

Sementara itu, beberapa perangkat daerah menunjukkan kinerja realisasi anggaran yang tinggi, di antaranya:

Badan Kesbangpol: 98,3%

Dinas Pangan: 98,1%

Dinas Bina Marga & Penataan Ruang: 97,85%

Evaluasi dan Rekomendasi
Hasil evaluasi ini menghasilkan beberapa rekomendasi untuk perbaikan ke depan, antara lain:

Percepatan proyek infrastruktur, terutama pembangunan gedung dan bangunan yang realisasinya baru mencapai 76,77%.

Evaluasi manajemen keuangan pada perangkat daerah yang memiliki deviasi realisasi tinggi.

Peningkatan efisiensi pengadaan barang dan jasa, yang tahun ini telah berhasil menghemat Rp26,61 miliar dari total tender Rp484,89 miliar.

Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan pengelolaan APBD Sulteng semakin efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi