Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Antusiasme Tinggi, Pendaftar Beasiswa “Berani Cerdas” Capai Puluhan Ribu

badge-check


					Gubernur Sulawesi Tengah Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah

Karama.id – Palu, Minat masyarakat terhadap program beasiswa “Berani Cerdas” yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengalami lonjakan signifikan. Hingga saat ini, tercatat sekitar 36.000 pendaftar, jumlah yang berpotensi melebihi kuota yang tersedia.

Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah, Yudiawati V. Windarrusliana, menjelaskan bahwa program ini diprioritaskan bagi lulusan SMA/sederajat tahun 2025 yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, serta mahasiswa aktif yang berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi tidak mampu dan memiliki prestasi akademik.

Berdasarkan estimasi pemerintah, jumlah lulusan SMA/sederajat di Sulawesi Tengah tahun ini mencapai sekitar 25.000 orang. “Kami fokus pada calon mahasiswa baru dan mahasiswa aktif yang memenuhi kriteria kurang mampu dan berprestasi,” ujar Yudiawati pada Rabu (23/4/2025).

Meski kuota terbatas, pendaftaran masih dibuka hingga 15 Mei 2025. Calon penerima beasiswa dapat mendaftar secara daring melalui laman resmi https://beranicerdas.sekolahkukeren.id, memindai QR code dari pamflet resmi yang telah disebarkan ke sekolah-sekolah, atau datang langsung ke Mall Pelayanan Publik Sulteng Nambaso di Jodjokodi Convention Center, Kota Palu.

Seluruh pendaftar akan melewati proses verifikasi berkas. Mahasiswa aktif wajib melampirkan bukti Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan surat keterangan dari pihak berwenang yang menyatakan berasal dari keluarga prasejahtera. “Hasil verifikasi akan menentukan apakah peserta akan menerima beasiswa tahun ini atau menjadi prioritas pada tahun berikutnya,” terang Kadis.

Untuk saat ini, beasiswa masih diprioritaskan bagi mahasiswa jenjang S1. Sedangkan untuk jenjang S2 dan S3, pemerintah akan mempertimbangkan berdasarkan kemampuan anggaran daerah.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan pentingnya akses pendidikan tinggi bagi seluruh warga. Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak boleh terhenti di tingkat menengah, terlebih bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

“Kami berkomitmen agar tidak ada lagi anak yang gagal melanjutkan pendidikan karena alasan biaya. Melalui program Sulteng NAMBASO, kami ingin memastikan bahwa semua anak bisa mengakses pendidikan tinggi, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta,” tegas Gubernur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi