Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) resmi mengumumkan pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri untuk tahun akademik 2025 melalui konferensi pers yang digelar di Lantai 1 Gedung Rektorat. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. A. Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., didampingi oleh Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Elvia A.Y. Alhusni, S.Si., Apt., M.Sc., serta dihadiri oleh perwakilan media.
Dalam keterangannya, Prof. Rusdin menyampaikan bahwa jalur mandiri merupakan bagian dari tiga jalur utama penerimaan mahasiswa secara nasional, yakni SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi), SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes), dan jalur mandiri. Pendaftaran seleksi mandiri Untad dibuka mulai 14 Mei hingga 10 Juni 2025 melalui aplikasi resmi kampus.

Sebanyak 63 program studi ditawarkan dalam jalur ini, termasuk program yang tersedia di Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Morowali dan Tojo Una-Una. Peserta seleksi dapat memilih maksimal empat program studi, dengan ketentuan: pilihan pertama dan kedua dapat memilih dari seluruh 63 prodi yang tersedia, sementara pilihan ketiga dan keempat hanya bisa memilih dari 29 prodi tertentu.
“Tes akan dilaksanakan berbasis komputer (CBT) untuk peserta yang mengikuti seleksi di kampus utama Palu. Sementara itu, peserta dari PSDKU Morowali dan Tojo Una-Una akan melaksanakan tes berbasis kertas di wilayah masing-masing, sesuai lokasi domisili dan prodi yang dipilih,” ujar Prof. Rusdin.
Biaya dan Ketentuan Khusus
Untuk mengikuti ujian, peserta dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000. Namun, untuk prodi tertentu terdapat tambahan biaya, seperti:
Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR): tambahan Rp75.000 untuk uji fisik.
Kedokteran: tambahan Rp65.000 untuk pemeriksaan kesehatan dan buta warna.
Selain itu, program studi Kedokteran juga masih memberlakukan Iuran Pengembangan Institusi (IPI) sebesar Rp300 juta, sama seperti tahun sebelumnya.
Prof. Rusdin juga mengingatkan bahwa sesuai Permendikbud Nomor 62 Tahun 2023, peserta yang telah dinyatakan lulus jalur SNBP atau telah registrasi ulang di jalur SNBT tidak diizinkan mendaftar kembali melalui jalur mandiri di perguruan tinggi manapun.
Jadwal Ujian dan Teknis Pelaksanaan
Dr. Elvia menjelaskan bahwa ujian seleksi mandiri akan berlangsung pada 16–26 Juni 2025. Ujian menggunakan sistem CBT internal Universitas Tadulako, berlangsung selama dua jam dengan total 80 soal. Ujian akan dilaksanakan dalam tiga sesi per hari, kecuali hari Jumat hanya dua sesi dan hari Minggu tidak ada sesi.
Pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 5 Juli 2025 pukul 16.00 WITA. Sementara itu, untuk program studi dengan ketentuan khusus, jadwal tambahan tes adalah sebagai berikut:
Tes fisik untuk PJKR: 27–28 Juni 2025
Tes buta warna dan kesehatan untuk Kedokteran: 27–30 Juni 2025
Data pendaftar serta sistem pelaksanaan ujian terintegrasi dengan sistem verifikasi identitas yang disiapkan oleh tim panitia Untad. Informasi lengkap dan tautan pendaftaran tersedia melalui akun Instagram resmi Universitas Tadulako.
Fasilitas dan Dukungan Teknis
Dalam seleksi tahun ini, Untad membuka:
2 Program Studi jenjang D3
4 Program Studi jenjang D4
57 Program Studi jenjang S1
Pelaksanaan tes di kampus utama dipusatkan di Media Center, dengan kapasitas sekitar 300 komputer. Sementara peserta dari PSDKU tetap mengikuti tes berbasis kertas yang dikembangkan sepenuhnya oleh tim internal kampus.
“Seleksi mandiri ini kami beri nama Prima (Penerimaan Mahasiswa Untad). Kami ingin memberikan layanan seleksi terbaik bagi calon mahasiswa, termasuk dari luar Palu, agar mereka tetap bisa mengakses pendidikan berkualitas di Universitas Tadulako,” tutup Prof. Rusdin.














