Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) melalui Pusat Pengendalian dan Peningkatan Kinerja Universitas (P3KU) menyelenggarakan Panel Discussion bertema “Pengembangan Manajemen Data Kinerja Universitas”. Kegiatan ini digelar di Aula Baru Fakultas Kedokteran dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Untad, mulai dari wakil rektor, dekan, wakil dekan, direktur pascasarjana dan Rumah Sakit Pendidikan Untad, ketua jurusan, koordinator program studi, hingga kepala Unit Penunjang Akademik (UPA).
Diskusi panel ini diprakarsai oleh P3KU di bawah koordinasi Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi (LPMPP) Untad sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola data kinerja universitas yang kredibel dan terintegrasi.

Kegiatan dibuka oleh Kepala LPMPP Untad, Prof. Darmawati Darwis, M.Si., Ph.D., yang menekankan pentingnya sinergi lintas unit dalam proses pengumpulan dan validasi data kinerja.
“Tahun ini kami menggunakan aplikasi baru untuk pengisian IKU. Data yang diinput harus realistis, valid, dan sesuai capaian agar tidak berbeda jauh dengan data yang ada di kementerian,” jelas Prof. Darmawati dalam sambutannya.
Selanjutnya, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa manajemen data kinerja bukan hanya soal teknis, melainkan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan mutu institusi.
“Ini adalah paradigma baru yang harus kita bangun bersama untuk meningkatkan kualitas kinerja di Untad,” tegas Rektor.
Diskusi panel dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Dr. Ir. Adnan Fadjar, ST., M.Eng.Sc., selaku Kepala P3KU Untad. Ia menyampaikan topik bertajuk “Data IKU Fakultas dan Data Perjanjian Kinerja Unit Kerja” yang menyoroti pentingnya keterpaduan data antarunit kerja dalam sistem pelaporan dan evaluasi kinerja.
Menurut Dr. Adnan, keberhasilan manajemen kinerja institusi sangat bergantung pada konsistensi dan kesamaan pemahaman antarunit. “Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Sistem kerja kita harus satu arah agar pencapaian kinerja universitas menjadi akurat dan terukur,” paparnya.
Kegiatan ini menjadi refleksi atas komitmen Untad dalam penguatan sistem informasi dan pengelolaan data berbasis kinerja. Dengan sistem manajemen data yang lebih terintegrasi dan akurat, universitas diharapkan mampu meningkatkan mutu tata kelola, transparansi, serta daya saing di tingkat nasional dan internasional.














