Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Pemprov Sulteng Terima Bantuan Rp412 Miliar dari Kementan untuk Program Cetak Sawah 2025

badge-check


					Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima kunjungan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menerima kunjungan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) menerima bantuan program cetak sawah senilai Rp412 miliar dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) sebagai bagian dari strategi nasional ketahanan pangan tahun 2025.

Program ini menargetkan pembukaan lahan pertanian baru seluas 10.180 hektar yang tersebar di berbagai kabupaten di Sulteng. Dari total anggaran tersebut, Rp365,3 miliar dialokasikan khusus untuk kegiatan fisik berupa pembukaan lahan, sementara sisanya akan digunakan untuk operasional dan dukungan teknis, termasuk penyediaan alat dan mesin pertanian serta benih.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alamsyah, melakukan kunjungan kerja ke Palu, Kamis (24/7/2025), untuk memastikan kesiapan daerah dalam pelaksanaan program ini. Ia bertemu langsung dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si., untuk membahas teknis koordinasi serta dukungan dari pemerintah daerah.

“Kami menargetkan 6.000 hektar lahan bisa dikontrakkan bulan Juli ini dan sudah bisa ditanami pada September mendatang. Pemerintah pusat juga telah menyiapkan dukungan alat dan mesin pertanian lewat Brigade Alsintan, serta distribusi benih bagi petani,” ujar Andi Nur Alamsyah.

Ia juga menekankan pentingnya penyusunan dokumen Survei Investigasi dan Desain (SID) sebagai dasar pengajuan lanjutan program untuk tahun anggaran 2026, serta mendorong adanya kolaborasi lintas sektor agar program berjalan tepat waktu dan sasaran.

Gubernur Anwar Hafid menyambut baik program ini. Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan daerah, khususnya dalam program Nawacita BERANI, yang salah satu pilar utamanya adalah “Berani Panen Raya” dengan target produktivitas hingga 6 ton per hektar.

“Program cetak sawah ini diperkuat oleh inisiatif Brigade Pertanian yang sudah tertuang dalam RPJMD Sulawesi Tengah. Saya minta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura segera menyusun dokumen SID agar bisa dikolaborasikan dengan program Kementan,” tegas Gubernur.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Anwar Hafid turut didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulteng, Nelson M, SP. Pemerintah provinsi berkomitmen untuk mendukung pelaksanaan program cetak sawah ini secara maksimal demi memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi