Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Job Fair 2025 Resmi Dibuka di Untad: Pemprov Sulteng Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

badge-check


					Gubernur Provinsi Sulawesi tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Bersama Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Dalam pembukaan Job Fair Tahun 2025, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Provinsi Sulawesi tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Bersama Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Dalam pembukaan Job Fair Tahun 2025, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran melalui pelaksanaan Job Fair 2025, yang digelar selama tiga hari di Auditorium Universitas Tadulako (Untad), Palu.

Kegiatan bertema “Berani Melangkah, Siap Kerja” ini diikuti oleh lebih dari 50 perusahaan nasional dan lokal, dengan menyediakan lebih dari 2.000 lowongan kerja. Ribuan pencari kerja dari berbagai daerah tampak memadati lokasi sejak pagi hari, mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap peluang kerja yang ditawarkan.

Job Fair ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng, Resmi Grasi, dan pihak Universitas Tadulako. Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. pada Senin (4/8/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam proses rekrutmen. Ia menyampaikan kekhawatiran terhadap dominasi pekerja dari luar daerah, khususnya di kawasan industri Morowali dan Morowali Utara.

“Saya tidak ingin kegiatan ini hanya menjadi seremonial tahunan. Jika mayoritas yang diterima bukan ber-KTP Sulawesi Tengah, tahun depan saya tidak akan hadir lagi,” tegasnya.

Gubernur juga mengingatkan para pelaku usaha akan tanggung jawab moral dalam memberikan ruang seluas-luasnya bagi putra-putri daerah.

“Jangan sampai rakyat kita hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. menyambut positif pelaksanaan Job Fair sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, dunia industri, dan perguruan tinggi. Ia menekankan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam pembangunan kesadaran karier di kalangan mahasiswa, sekaligus merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-44 Universitas Tadulako, yang akan diperingati pada 14 Agustus 2025.

“Kami tidak ingin mahasiswa hanya tamat, tapi juga siap bekerja dan punya arah karier yang jelas,” ujar Rektor.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulteng, Arnold Firdaus, dalam laporannya menyampaikan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Tengah saat ini berada pada angka 3,02 persen, yang merupakan terendah ketiga secara nasional.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa angka tersebut masih perlu terus ditekan melalui program-program strategis dan tepat sasaran, seperti pelaksanaan Job Fair.

Dalam kesempatan yang sama, Pemprov Sulteng juga meluncurkan aplikasi SIPEKERJA—sebuah sistem informasi digital terpadu yang menyajikan data lowongan kerja secara real-time dan mudah diakses oleh masyarakat.

Menutup rangkaian acara, Gubernur kembali menegaskan keberlanjutan program BERANI, yang menjadi strategi kunci dalam peningkatan kualitas SDM di daerah. Melalui subprogram Berani Cerdas dan Berani Bekerja, pemerintah berkomitmen menjamin hak atas pendidikan dan akses terhadap lapangan kerja bagi seluruh masyarakat Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan