Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Kalla Campus Talks 2025: Untad dan LAZ Hadji Kalla Buka Peluang Beasiswa dan Magang Internasional

badge-check


					Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama 	Dr.sc.agr. Aiyen, M.Sc. Saat Memberikan Materi Kepada Mahasiswa Universitas Tadulako, (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Dr.sc.agr. Aiyen, M.Sc. Saat Memberikan Materi Kepada Mahasiswa Universitas Tadulako, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) bekerja sama dengan LAZ Hadji Kalla menggelar Kalla Campus Talks 2025 pada Jumat pagi (08/08/2025) di Auditorium Untad. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan program Beasiswa Kalla sekaligus membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang magang dan beasiswa luar negeri.

Acara ini dihadiri oleh mahasiswa angkatan 2024 dan 2025 serta menghadirkan tiga sesi utama yang disampaikan oleh pihak Yayasan Kalla, Wakil Rektor Bidang Akademik, dan Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama Untad.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Abdul Wahab Ramli, Branch Manager Kalla Toyota Palu. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi aktif Kalla Group dalam mendukung pendidikan generasi muda di Indonesia Timur.

“Melalui Kalla Campus Talks, kami berharap mahasiswa tidak hanya mengenal Beasiswa Kalla, tetapi juga termotivasi untuk menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujar Abdul Wahab.

Materi pertama dibawakan oleh Therry Alghifary, Manager Educare Yayasan Kalla – LAZ Hadji Kalla. Ia menjelaskan bahwa Beasiswa Kalla merupakan bentuk nyata komitmen zakat perusahaan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah.

“Sejak 2022 hingga 2024, sebanyak 736 mahasiswa telah menerima bantuan pendidikan melalui program ini, dan 104 di antaranya sudah menyelesaikan studinya,” jelas Therry.

Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya memberikan bantuan UKT hingga Rp7,5 juta per semester, tetapi juga membekali mahasiswa dengan pelatihan kepemimpinan, pengembangan sosial, dan keprofesian melalui program Kalla Youth Changemakers.

Materi kedua disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Untad. Ia menekankan pentingnya mahasiswa baru memahami sistem akademik kampus, baik dalam aspek administratif maupun etika.

“Pemahaman terhadap sistem akademik dan integritas dalam perkuliahan adalah fondasi agar mahasiswa bisa menjalani studi dengan lancar dan berprestasi,” ujar Prof. Rusdin.

Sesi terakhir diisi oleh Dr. Aiyen Tjoa, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama. Dalam paparannya, ia menyampaikan pentingnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi era global yang semakin kompetitif.

“Saat ini, magang dan beasiswa internasional bukan lagi impian yang jauh. Mahasiswa Untad memiliki peluang besar untuk menembus program-program global jika mau mempersiapkan diri sejak dini,” kata Aiyen.

Ia menekankan bahwa selain nilai akademik, mahasiswa juga harus membekali diri dengan kemampuan berbahasa asing, jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta adaptasi budaya.

Beberapa lembaga internasional seperti AIESEC, IAESTE, ASEAN Foundation, hingga organisasi PBB seperti UNICEF dan UNDP disebut sebagai penyedia program yang terbuka bagi mahasiswa Indonesia. Aiyen juga mencontohkan bahwa mahasiswa magang internasional bisa memperoleh penghasilan bersih hingga Rp22 juta per bulan setelah pajak dan biaya hidup.

“Persiapkan dokumen penting seperti CV, surat motivasi, sertifikat TOEFL/IELTS, dan surat rekomendasi. Jangan tunggu sampai semester akhir,” tambahnya.

Informasi lengkap terkait peluang internasional ini dapat diakses melalui Kantor Kerja Sama Untad serta platform digital seperti Internshala, GoAbroad, dan LinkedIn.

Acara ini turut menghadirkan dua alumni Beasiswa Kalla, yakni Fitra Ramadhani dan Anjelina, yang berbagi kisah inspiratif mereka selama menjadi penerima beasiswa.

“Beasiswa ini bukan hanya soal dana, tapi juga tentang jaringan, pengalaman, dan pelatihan yang membentuk karakter kami,” ungkap Anjelina.

Dengan terselenggaranya Kalla Campus Talks 2025, Universitas Tadulako dan Yayasan Kalla berharap semakin banyak mahasiswa yang mampu bersaing secara global dan berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat melalui jalur pendidikan dan pengabdian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan