Karama.id – Palu, Anggota DPRD Kota Palu, Rusman Ramlli, menilai ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu telah mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas publik, serta layanan masyarakat disebutnya sebagai bukti nyata kemajuan Kota Palu yang dikenal dengan julukan Kota Lima Dimensi dan Mutiara di Khatulistiwa.
Meski demikian, Rusman mengingatkan masih banyak tantangan yang harus dihadapi agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan semua lapisan masyarakat. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menekankan pentingnya perhatian serius terhadap isu lingkungan, terutama aktivitas tambang galian C di wilayah barat dan tambang emas di wilayah timur Palu yang dinilai berdampak pada kenyamanan warga.

HUT ke-47 Kota Palu Berlangsung Khidmat
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan lahan HGB maupun eks-HGB, serta kawasan zona merah di area likuefaksi dan tsunami pascagempa 28 September 2018. Menurutnya, semua itu harus menjadi pertimbangan utama dalam perencanaan pembangunan berkelanjutan.
“Kolaboratif dalam bingkai bergerak bersama diperlukan untuk menghadapi tantangan dan memastikan pembangunan membawa manfaat bagi seluruh warga Palu,” ujar Rusman.
Ia menegaskan pembangunan tidak boleh hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi. Beberapa isu yang disorotinya antara lain pengelolaan parkir, manajemen sampah, hingga pengembangan UMKM sebagai bagian dari visi pembangunan kota.
Menutup pernyataannya, Rusman menyampaikan selamat milad ke-47 untuk Kota Palu. “Semoga Kota Palu terus tumbuh menjadi kota yang tidak hanya berbenah dan berkembang secara fisik, tetapi juga kuat dalam keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya.














