Karama.id – Palu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Tadulako (Untad) melatih guru-guru Sekolah Dasar (SD) di Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 15 Kota Palu untuk mengembangkan bahan ajar digital berbasis teknologi.
Pelatihan berlangsung selama dua hari, yakni pada 29 dan 31 Oktober 2025, di SD Inpres Perumnas Palu yang juga menjadi sekretariat Gugus 15.

Kegiatan bertema “Penguatan Kompetensi Guru SD dalam Penyusunan Bahan Ajar Digital dan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi” ini diikuti oleh 30 guru dari 11 sekolah dasar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam merancang, menyusun, dan memanfaatkan bahan ajar digital serta media pembelajaran interaktif.
Pada hari pertama, tim pemateri memperkenalkan konsep dasar penyusunan bahan ajar digital dan penggunaan berbagai aplikasi seperti Canva, Flip PDF, Leonardo AI, ChatGPT, Deepseek, dan Wordwall.


Materi disampaikan oleh Dr. Yusdin Gagaramusu, Lc., M.Ed., Dr. Herlina, M.Pd., dan Dr. Sriyati Ramadhani, M.T., dengan pendampingan mahasiswa Program Studi PGSD.
Peserta kemudian mempraktikkan pembuatan bahan ajar digital dan media pembelajaran interaktif sesuai kurikulum. Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada strategi penerapan bahan ajar digital di kelas, validasi hasil karya guru, dan evaluasi lanjutan untuk memastikan penerapan berjalan optimal.
Ketua Tim PKM, Dr. Yusdin Gagaramusu, Lc., M.Ed., menegaskan bahwa guru perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang menarik.
“Era digital menuntut guru tidak hanya fasih mengajar, tetapi juga kreatif dalam menyajikan materi. Kami berharap guru-guru dapat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KKG Gugus 15, Sitti Utari Muhammad Tahir, S.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut karena membantu guru menguasai teknologi pendidikan.
“Kami sangat terbantu dengan pelatihan ini. Guru-guru kini lebih percaya diri menggunakan aplikasi digital dalam kegiatan belajar mengajar,” katanya.
Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi guru, tetapi juga mendukung program Merdeka Belajar serta berkontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas.


Tim PKM Untad menargetkan terbentuknya komunitas guru digital yang mandiri dan berkelanjutan di lingkungan Gugus 15.
Sebagai luaran kegiatan, guru-guru diharapkan mampu menghasilkan bahan ajar digital ber-ISBN, media pembelajaran interaktif, serta artikel ilmiah yang akan dipublikasikan di jurnal pengabdian terakreditasi SINTA 4.
Program ini didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dengan nomor kontrak 2662/UN28.16/Al.04/2025.














