Karama.id – Palu, Polda Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kondusivitas wilayah dinilai sebagai hasil sinergi aparat keamanan, pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat di berbagai wilayah.
Kasatgas Humas Operasi Lilin Tinombala 2025, Kompol Reky P.H. Moniung, mengatakan Operasi Lilin Tinombala 2025 yang digelar untuk mengamankan momentum Natal dan Tahun Baru di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah resmi berakhir pada Kamis, 2 Januari 2026, tepat pukul 00.00 Wita.

“Selama pelaksanaan operasi, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara umum terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak terdapat gangguan menonjol yang berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat selama perayaan Nataru,” ujarnya.
Kompol Reky menjelaskan, selama operasi berlangsung Polda Sulawesi Tengah melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga instansi terkait lainnya. Pengamanan difokuskan pada titik-titik strategis yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, terutama rumah ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta jalur-jalur lalu lintas yang ramai dilintasi warga.
“Pengamanan difokuskan pada tempat ibadah, pusat perbelanjaan, objek wisata, serta jalur-jalur lalu lintas yang ramai dilintasi masyarakat,” sebutnya.
Selain pengamanan di lokasi strategis, aparat juga mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai titik. Keberadaan pos tersebut bertujuan memberikan pelayanan cepat, memperkuat kesiapsiagaan personel, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.
Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan Operasi Lilin Tinombala 2025 berjalan lancar. Menurutnya, sinergitas lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor utama yang membuat upaya pengamanan berjalan efektif, termasuk dalam menjaga kelancaran mobilitas selama libur panjang.
“Gangguan kamtibmas dapat diminimalisir dan arus lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru terpantau tertib serta terkendali,” kata Kasatgas Humas dalam keterangan tertulisnya kepada awak media, Senin (2/1/2026).
Kasatgas Humas juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jajaran Forkopimda atas kebersamaan dalam menjaga stabilitas keamanan di Sulawesi Tengah.
Meski operasi telah berakhir, Polda Sulteng menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan wilayah melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga arus balik pada 5 Januari 2026. Masyarakat juga diimbau tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada pada arus balik serta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.














