Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Wali Kota Palu Lantik 16 Pejabat Eselon II B, Tekankan Mutasi untuk Perkuat Kinerja OPD

badge-check


					Walikota Palu H. Hadianto Rasyid, SE. Melantik Sebanyak 16 Pejabat Di Jajaran Pemerintah Kota Palu. (Foto: Istimewa) Perbesar

Walikota Palu H. Hadianto Rasyid, SE. Melantik Sebanyak 16 Pejabat Di Jajaran Pemerintah Kota Palu. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu,

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, melantik 16 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II B di lingkungan Pemerintah Kota Palu, Rabu (7/1/2026), di Gedung Kesenian Kota Palu. Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Wali Kota Palu Nomor 800.1.3.3/127/BKPSDM/2026.

Dalam arahannya, Hadianto menegaskan mutasi dan pelantikan bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) serta memastikan target pembangunan daerah berjalan lebih optimal.

“Seluruh pimpinan OPD adalah sosok yang telah bekerja dengan baik dan mendampingi saya selama satu periode kepemimpinan. Berbagai capaian yang kita raih merupakan hasil kerja bersama,” tegas Hadianto.

Ia menjelaskan, mutasi harus dipandang positif sebagai bagian dari pemantapan gerak kerja pemerintahan, bukan penilaian negatif terhadap pejabat yang dimutasi. Menurutnya, sejumlah sektor masih membutuhkan penguatan dan beberapa posisi juga perlu segera diisi agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.

Wali Kota juga mengingatkan bahwa mekanisme mutasi bersifat dinamis. Perubahan jabatan dapat dilakukan dalam waktu singkat apabila diperlukan, sehingga para pejabat diminta bekerja maksimal dan menunjukkan kinerja terbaik sejak awal penugasan.

Hadianto meminta jajaran OPD fokus pada persoalan strategis yang masih membutuhkan perhatian serius, seperti stunting, pengangguran terbuka, kemiskinan, dan kesenjangan sosial. “Meskipun kita meraih penghargaan nasional terbaik pertama dalam penanganan stunting, angka yang ada tetap harus ditangani dengan serius,” ujarnya.

Dengan jumlah aparatur sekitar 11.000 orang, Wali Kota optimistis Pemkot Palu mampu menyelesaikan berbagai persoalan daerah, meski masih menghadapi keterbatasan anggaran dan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya inovasi dan pengelolaan potensi daerah secara optimal untuk memperkuat pelayanan publik.

Adapun 16 pejabat yang dilantik, yakni:

  1. Yudhi Riyani Firman, S.Sos., M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Sosial dan Budaya;
  2. Nathan Pagasongan, S.Sos., M.Si sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan;
  3. Nawab Kursaid, S.Sos., M.Si sebagai Sekretaris DPRD;
  4. Dra. Irmawati Alkaf, M.Si sebagai Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian;
  5. Zulkifli, S.Sos., M.Si sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, serta Tenaga Kerja;
  6. dr. Royke Abraham, M.A.P sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;
  7. Ridwan Mustapa, S.Sos., M.Adm.KP sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB;
  8. Ansyar Sutiadi, S.Sos., M.Si sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga;
  9. Asharrini Mastura, S.E., M.Si sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan;
  10. Lukman, S.Pt., M.M sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan;
  11. Amiruddin, S.H., M.M sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP;
  12. Mohammad Ridwan Karim, S.Sos., M.Si sebagai Kepala Dinas Pariwisata;
  13. Muhamad Akhir Armansyah, S.Sos., M.Si sebagai Kepala Dinas Kominfo, Persandian, dan Statistik;
  14. Dr. Drs. John Yus Madoli, M.Si sebagai Kepala BKPSDM;
  15. Abidin, S.IP sebagai Kepala Badan Kesbangpol;
  16. Didi Bakran, S.H., M.Si sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi