Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Politik

Reses di BTN Roviga, Alfian Chaniago Serap Aspirasi Warga soal Jalan, Listrik, dan Lapangan

badge-check


					Anggota DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, S.E., menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) di Lapangan BTN Roviga, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore. (Foto: Karama.id) Perbesar

Anggota DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, S.E., menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) di Lapangan BTN Roviga, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore. (Foto: Karama.id)

Karama.id – Palu, Anggota DPRD Kota Palu, Alfian Chaniago, S.E., menggelar kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) di Lapangan BTN Roviga, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kamis (5/2/2026) sore.

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Kelurahan (Seklur) Tondo, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang antusias menyampaikan sejumlah persoalan infrastruktur di lingkungan mereka.

Dalam sesi dialog, warga BTN Roviga menyoroti tiga kebutuhan utama yang dinilai mendesak. Aspirasi itu meliputi perbaikan dan pengaspalan jalan lingkungan yang mulai rusak, pengadaan instalasi kilometer listrik bagi rumah tangga yang belum terlayani, serta renovasi Lapangan BTN Roviga agar lebih layak digunakan sebagai pusat aktivitas olahraga dan sosial masyarakat.

Menanggapi hal itu, Alfian menyatakan siap mengawal aspirasi warga hingga masuk dalam perencanaan pembangunan pemerintah kota. Ia menjelaskan, tindak lanjut berbagai usulan tersebut akan ditempuh melalui dua jalur pendanaan.

Menurut Alfian, sebagian besar kebutuhan infrastruktur akan diperjuangkan melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD agar dapat dianggarkan dalam program Pemerintah Kota Palu. Namun, untuk kebutuhan yang sifatnya mendesak dan membutuhkan penanganan cepat, ia menyatakan siap membantu melalui dana pribadi.

Ia menyebut, dana pribadi tersebut bersumber dari penyisihan anggaran perjalanan dinas sebagai bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat di daerah pemilihannya. Langkah ini, kata Alfian, diambil agar warga tidak perlu menunggu proses birokrasi yang relatif panjang untuk persoalan yang membutuhkan respons segera.

Melalui kegiatan reses tersebut, Alfian berharap koordinasi antara DPRD, pemerintah kelurahan, dan warga dapat terus diperkuat, sehingga berbagai kebutuhan masyarakat Kelurahan Tondo dapat terakomodasi secara lebih baik dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Politik