Karama.id – Palu, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun 2026 sekaligus Rapim Polri Tahun 2026 yang digelar selama tiga hari, 10 hingga 12 Februari 2026, di The Krakatau Grand Ballroom, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Rapim Polri Tahun 2026 dibuka secara resmi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan diikuti seluruh jajaran pimpinan Polri dari tingkat Mabes hingga Polda se-Indonesia. Forum strategis ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam mengawal serta menyukseskan rencana kerja pemerintah pada tahun 2026.

Dalam rapim tersebut, Polri menghadirkan sejumlah narasumber dari Kabinet Merah Putih, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, serta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana. Pembahasan utama difokuskan pada penguatan ekosistem pangan dan kedaulatan energi nasional.
Kapolri juga menegaskan komitmen Polri untuk mendukung penuh program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan ketahanan nasional.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono menyampaikan bahwa Rapim Polri Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis Polri, termasuk jajaran Polda Sulawesi Tengah, dalam mendukung kebijakan prioritas pemerintah.
“Rapim Polri Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Kapolri menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Polri, termasuk Polda Sulawesi Tengah, dalam menyelaraskan langkah pengamanan dan pendampingan terhadap program-program prioritas pemerintah, khususnya di sektor pangan dan energi,” ujar Djoko Wienartono.
Ia menambahkan, hasil rapim diharapkan dapat ditindaklanjuti hingga level kewilayahan agar kehadiran Polri benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh arahan dan kebijakan yang dihasilkan dari Rapim ini dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh jajaran Polda Sulteng, sehingga Polri benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam mendukung pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan di daerah,” pungkasnya.














