Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Pemprov Sulteng Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Delapan Titik Jelang Idulfitri 2026

badge-check


					Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali mengambil langkah proaktif dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), (Foto: Istimewa) Perbesar

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali mengambil langkah proaktif dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali mengambil langkah proaktif dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM), pemerintah daerah berupaya menjamin ketersediaan pasokan dan menjaga harga pangan tetap terjangkau guna melindungi daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan permintaan bahan pokok.

Rangkaian kegiatan GPM ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai tanggal 4 hingga 11 Maret 2026. Pelaksanaan perdana dimulai pada Rabu (4/3) di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Tengah, Palu Selatan. Agenda kemudian berlanjut pada Jumat (6/3) di Lapangan Bola Persma, Kelurahan Mamboro Barat, Palu Utara, dan dilanjutkan pada Senin (9/3) di halaman Kantor Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga.

Puncak dari gerakan ini akan dilaksanakan secara serentak pada Rabu (11/3) mendatang. Lokasi puncak acara tersebar di beberapa titik strategis, mulai dari halaman Kantor TVRI Palu di Palu Timur, hingga ke berbagai kantor dinas ketahanan pangan di Kabupaten Sigi, Donggala, Tolitoli, dan Kabupaten Buol. Sinergi ini merupakan kolaborasi nyata antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta Bank Indonesia.

Dalam pasar murah ini, masyarakat dapat memperoleh berbagai komoditas pangan strategis dengan harga yang jauh lebih miring dibanding harga pasar. Produk yang disediakan mencakup beras SPHP, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, hingga bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih. Kehadiran program ini diharapkan mampu menjadi solusi praktis bagi warga dalam memenuhi kebutuhan dapur menyambut hari kemenangan.

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa program ini adalah wujud kehadiran negara untuk menjawab keresahan masyarakat terkait fluktuasi harga pangan menjelang hari besar keagamaan. Menurutnya, Gerakan Pangan Murah merupakan instrumen penting dalam pengendalian inflasi daerah yang kerap terjadi akibat lonjakan konsumsi masyarakat.

“Menjelang Idulfitri, permintaan bahan pangan cenderung meningkat. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir untuk memastikan pasokan tetap aman dan harga pangan tetap terjangkau bagi masyarakat,” tutur Anwar Hafid dalam keterangannya.

Ia juga berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini secara optimal agar stabilitas ekonomi di Sulawesi Tengah tetap terjaga dan warga dapat menyambut Idulfitri dengan rasa tenang dan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi