Karama.id – Jakarta, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Brigen Pol. Nasri sebagai Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) dalam prosesi serah terima jabatan yang berlangsung di Aula Rupatama Mabes Polri, Minggu (17/5/2026) sore.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari agenda serah terima jabatan pejabat utama Mabes Polri dan sejumlah Kapolda jajaran berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026.

Surat telegram mutasi tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol. Anwar. Dalam telegram itu, Brigjen Pol. Nasri ditunjuk mengemban tugas baru sebagai Kapolda Sulteng setelah sebelumnya menjabat Wakapolda Sulawesi Selatan.
Brigjen Pol. Nasri menggantikan Irjen Pol. Endi Sutendi yang memasuki masa pensiun atau purna bakti. Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menandai estafet komando di lingkungan Polda Sulteng.
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol. Djoko Wienartono, mengatakan mutasi dan rotasi jabatan di tubuh Polri merupakan hal yang biasa dalam organisasi sebagai bagian dari penyegaran dan pembinaan karier personel.
“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri. Ini bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin optimal,” ujarnya.
Menurut Kombes Pol. Djoko, pergantian pejabat di lingkungan Polri juga bertujuan meningkatkan kinerja organisasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Selain itu, mutasi menjadi bagian dari regenerasi kepemimpinan di institusi kepolisian.
“Pergantian pejabat diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sulawesi Tengah,” tandasnya.
Pelantikan berlangsung dengan rangkaian upacara resmi yang dipimpin langsung Kapolri dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi Mabes Polri serta Kapolda jajaran.
Dengan resmi dilantik sebagai Kapolda Sulteng, Brigjen Pol. Nasri kini mengemban tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Sulteng serta melanjutkan berbagai program kepolisian yang telah berjalan sebelumnya.














