Karama.id – Palu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah (Sulteng), Brigjen. Pol. Nasri, menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., di ruang kerja Kapolda Sulteng, Rabu (10/6/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Sulteng dan Untad sebagai salah satu perguruan tinggi terbesar di provinsi tersebut.

Dalam pertemuan itu, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sulteng, di antaranya Karo SDM Kombes. Pol. Anton Sudjarwo, Dirbinmas Kombes. Pol. Dr. Sirajuddin Ramly, Dirintelkam Kombes. Pol. Andi Aditya Sakti, Kabid Propam Kombes. Pol. Roy Satya Putra, dan Kabid Humas Kombes. Pol. Djoko Wienartono.
Rektor Untad: “Tidak Ada Penambahan Kuota dan Sistem Titip-Menitip” pada Seleksi Mandiri 2026”
Sementara itu, Rektor Untad memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmen universitas untuk mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulteng.
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga membahas peluang kerja sama dan penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan kepolisian dalam berbagai bidang.
Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi yang baik antara dunia akademik dan aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes. Pol. Djoko Wienartono, mengatakan kunjungan Rektor Untad merupakan langkah positif dalam memperkuat kemitraan antara kepolisian dan perguruan tinggi.
“Pertemuan ini mencerminkan komitmen bersama antara Polda Sulteng dan Untad untuk terus menjalin komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang baik. Dukungan dari kalangan akademisi sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujarnya.
Menurut Djoko, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berintegritas, memiliki wawasan kebangsaan, serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Karena itu, hubungan yang terjalin antara Polda Sulteng dan Untad diharapkan dapat berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas, tidak hanya dalam bidang pendidikan, tetapi juga penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta berbagai program yang mendukung stabilitas daerah.
“Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga dan berkembang menjadi kolaborasi yang lebih luas dan produktif. Dengan kebersamaan dan dukungan semua pihak, termasuk kalangan akademisi, upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sultengdapat terlaksana secara optimal,” katanya.
Melalui pertemuan tersebut, Polda Sulteng dan Untad menegaskan komitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama yang konstruktif dalam mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif bagi masyarakat.














