Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Hukum & Kriminal

Polda Sulteng Evakuasi Dua Anak Sakit di Lokasi Terdampak Gempa Sigi

badge-check


					Polda Sulteng melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta) bersama tim kesehatan dengan membantu proses evakuasi dan rujukan dua anak yang mengalami sakit di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. (Foto: Istimewa) Perbesar

Polda Sulteng melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta) bersama tim kesehatan dengan membantu proses evakuasi dan rujukan dua anak yang mengalami sakit di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Sigi, Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi kembali ditunjukkan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) melalui Direktorat Samapta (Ditsamapta) bersama tim kesehatan dengan membantu proses evakuasi dan rujukan dua anak yang mengalami sakit di Desa Kamarora, Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Jumat (19/6/2026).

Bantuan tersebut bermula dari laporan orang tua kedua anak kepada personel Ditsamapta yang tengah melaksanakan tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana di wilayah terdampak gempa.

Merespons laporan tersebut, personel Ditsamapta Polda Sulteng segera berkoordinasi dengan Puskesmas Kamarora serta tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Sulteng untuk melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Baca Juga:
Banjir Rendam Jalur Trans Sulawesi di Torue, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Berdasarkan hasil asesmen medis, kedua pasien direkomendasikan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif.

Proses evakuasi dan rujukan dilakukan dengan pengawalan petugas untuk memastikan kedua pasien tiba dengan aman dan segera memperoleh perawatan yang dibutuhkan.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono melalui Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat akibat bencana alam.

Baca Juga:
Pengendara Motor Tewas dalam Kecelakaan di Moutong, Mobil Gran Max Diduga Hilang Kendali Saat Hujan

“Penanganan dampak bencana tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada kebutuhan kemanusiaan masyarakat. Ketika menerima informasi adanya dua anak yang membutuhkan penanganan medis lanjutan, personel kami segera berkoordinasi dengan tenaga kesehatan untuk memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang cepat dan tepat,” ujar Reky Moniung.

Menurutnya, sinergi antara personel di lapangan, tenaga kesehatan puskesmas, dan tim Dokkes Polda Sulteng menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

Ia menegaskan, Polda Sulteng akan terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak gempa, baik melalui bantuan kesehatan, evakuasi, maupun dukungan kemanusiaan lainnya.

“Kami berharap kondisi kedua anak yang dirujuk ke RS Bhayangkara Palu dapat segera membaik dan kembali sehat. Masyarakat terdampak gempa juga diimbau tidak ragu menyampaikan informasi maupun permintaan bantuan kepada petugas di lapangan. Polri bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal