Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Daerah

13 Penumpang Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Tim SAR Kerahkan KN Bhisma untuk Pencarian

badge-check


					Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian, di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. (Foto; Istimewa) Perbesar

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian, di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah. (Foto; Istimewa)

Karama.id – Touna, Sebanyak 13 penumpang, terdiri atas 11 warga negara asing (WNA) dan dua warga lokal, dilaporkan hilang kontak saat berada di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Sulawesi Tengah, Sabtu (25/7/2026).

Menerima laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu segera mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan operasi pencarian menggunakan KN SAR Bhisma.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan Tim Rescue Pos SAR Luwuk diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 09.40 WITA dengan membawa personel dan perlengkapan pendukung operasi SAR.

Baca Juga:
Basarnas Serahkan Black Box Pesawat ATR 42-500 ke KNKT untuk Investigasi

“Tim Rescue Pos SAR Luwuk bergerak menuju lokasi menggunakan KN SAR Bhisma. Kapal membawa 13 personel yang dilengkapi peralatan pencarian, komunikasi, medis, dan evakuasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, KN SAR Bhisma diperkirakan tiba di lokasi pencarian sekitar pukul 19.40 WITA untuk segera memulai penyisiran di area yang diduga menjadi lokasi hilangnya kontak dengan kapal tersebut.

Berdasarkan data yang diterima Basarnas, sebelas WNA yang berada di dalam kapal masing-masing bernama Milan Kasik (55), Rani Permentier (30), Mathijs Sercu (29), Jelka Van Driesum (16), Hinke Van Deer (59), Roeland Van Driesum (61), Age Van Driesum (18), Matthias Prange (50), Celine Josette Menguy (52), Hector Fabio Prange (20), dan Ronny Josue Prange (13).

Sementara dua penumpang lainnya merupakan warga lokal, yakni Ferdiansyah (29) dan Arif (27).

Baca Juga:
Dua Nelayan Parigi Moutong yang Hilang Saat Melaut Ditemukan Selamat

Dalam pelaksanaan operasi SAR, Basarnas bekerja sama dengan sejumlah unsur terkait, di antaranya personel Polairud, guna memperluas area pencarian dan mempercepat proses penemuan para penumpang.

Selain mengerahkan kapal penyelamat, tim juga membawa berbagai perlengkapan pendukung, termasuk alat komunikasi, peralatan medis, serta perlengkapan evakuasi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan.

Berdasarkan informasi cuaca saat operasi berlangsung, kondisi perairan Teluk Tomini dilaporkan cerah berawan dengan kecepatan angin sekitar 6 kilometer per jam dan tinggi gelombang berkisar 0,6 hingga 0,8 meter, sehingga masih memungkinkan pelaksanaan pencarian di laut.

Hingga Sabtu malam, proses pencarian terhadap 13 penumpang tersebut masih terus dilakukan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu menyatakan akan terus memperbarui informasi sesuai perkembangan operasi di lapangan. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Daerah