Karama.id – Donggala, Donggala United FC resmi diperkenalkan kepada masyarakat dalam acara peluncuran yang digelar di Lapangan Labuan Lelea, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, Jumat (14/8/2026). Kehadiran klub dengan identitas baru tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kembali kekuatan sepak bola Donggala sekaligus membawa nama daerah kembali bersaing di tingkat nasional.
Chairman Donggala United FC, Rony Tanusaputra, mengatakan manajemen telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi kompetisi yang dijadwalkan berlangsung mulai November 2026 di Kota Solo.

Menurutnya, kompetisi tersebut akan menjadi momentum penting bagi manajemen untuk membentuk skuad yang kompetitif sekaligus mematangkan persiapan tim menghadapi persaingan.
“Target kita tentu bagaimana membangun tim yang kuat dan kompetitif. Harapannya, Donggala United bisa kembali promosi ke Liga 2 pada musim berikutnya,” ujar Rony.
Donggala United FC sebelumnya dikenal dengan nama Persipal FC. Perubahan nama tersebut telah ditetapkan melalui Kongres Biasa PSSI pada 3 Agustus 2026.
Dengan identitas baru dan mengusung julukan The Weavers, manajemen kini mulai melakukan pencarian serta seleksi pemain untuk membentuk komposisi tim yang dinilai mampu bersaing.
Manajemen juga telah menunjuk Ridwan Saragih sebagai kepala pelatih yang akan menangani persiapan tim menghadapi kompetisi mendatang.
Rony mengatakan perubahan identitas klub bukan sekadar pergantian nama, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun fondasi baru sepak bola Donggala dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak.
Karena itu, manajemen mengajak masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Donggala, untuk memberikan dukungan terhadap keberadaan Donggala United FC.
Dukungan juga diharapkan datang dari kalangan dunia usaha agar klub memiliki fondasi yang kuat dalam menjalankan pembinaan pemain dan mengikuti kompetisi secara berkelanjutan.
Kehadiran Donggala United FC diharapkan menjadi wadah bagi talenta-talenta sepak bola daerah sekaligus membuka kembali peluang Donggala untuk memiliki klub yang mampu berbicara di kancah sepak bola nasional.
Dengan persiapan skuad, kepemimpinan pelatih baru, serta dukungan masyarakat dan dunia usaha, The Weavers diharapkan mampu menjadi kekuatan baru sepak bola Sulawesi Tengah dan mewujudkan target kembali ke Liga 2. *














