Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Sulteng Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT

badge-check


					Gubernur Sulteng Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulteng Galang Rp1 Miliar untuk Korban Gempa NTT. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Parigi Moutong, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., berhasil menggalang dana sebesar Rp1 miliar untuk membantu masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.

Dana tersebut dihimpun sebagai bentuk solidaritas masyarakat Sulteng terhadap warga NTT yang tengah menghadapi dampak bencana. Bantuan rencananya segera dikirimkan ke NTT untuk mendukung penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak.

“Alhamdulillah, tadi terkumpul uang Rp1 miliar. Insya Allah besok kita akan kirim ke NTT untuk membantu mereka,” ujar Anwar Hafid saat menghadiri Pesta Rakyat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Sepak Bola Berlian, Desa Tomoli, Kecamatan Toribulu, Senin malam (17/8/2026).

Baca Juga:
Gubernur Anwar Hafid Gelar Maulid dan Zikir Bersama, Jadikan Usia 57 Tahun Momentum Syukur dan Muhasabah

Menurut Anwar, kepedulian masyarakat Sulteng terhadap korban gempa NTT tidak terlepas dari pengalaman daerah ini menghadapi bencana gempa bumi dan tsunami pada 2018 lalu. Pengalaman tersebut membuat masyarakat Sulteng memiliki ikatan emosional dan kepedulian yang kuat terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan para korban serta keluarga yang terdampak bencana. Menurutnya, di tengah suasana perayaan kemerdekaan, kepedulian terhadap sesama harus tetap menjadi bagian dari semangat kebangsaan.

“Walaupun malam ini kita bergembira, tetap kita ingat ada saudara kita yang sedang berjuang untuk bangkit dari bencana,” katanya.

Anwar menilai solidaritas dan gotong royong merupakan nilai penting yang harus terus dirawat, terutama ketika masyarakat di daerah lain sedang menghadapi kondisi sulit.

Selain menggalang bantuan untuk korban gempa NTT, rangkaian kunjungan Gubernur di Kabupaten Parigi Moutong juga diisi dengan ziarah ke makam Pahlawan Nasional Tombolotutu di Toribulu. Ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas jasa perjuangan Tombolotutu dalam melawan penjajahan.

Anwar mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng akan menjadikan ziarah ke makam Tombolotutu sebagai agenda rutin setiap 17 Agustus.

“Di sini ada pahlawan nasional. Makanya saya datang. Setiap tahun nanti pemerintah provinsi setiap tanggal 17 Agustus akan datang berkunjung di Toribulu untuk berziarah,” tegasnya.

Baca Juga:
69 Paskibraka Sulteng Dikukuhkan, Gubernur: Buktikan Integritas pada 17 Agustus

Menurutnya, penghormatan terhadap para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi penerus agar nilai perjuangan dan kecintaan terhadap bangsa tidak hilang di tengah perkembangan zaman.

Pesta rakyat tersebut turut dihadiri Bupati Parigi Moutong Erwin Burase, S.Kom., Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, S.Pd., Ketua TP-PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, unsur Forkopimda, kepala OPD lingkup Pemprov Sulteng, para camat dan kepala desa, serta masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Penggalangan dana Rp1 miliar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sulteng, sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, solidaritas, dan gotong royong untuk membantu sesama. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi