Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Politik

Ahmad Ali Minta PSI Donggala Tak Cepat Puas, Struktur Partai Disiapkan untuk Pemilu 2029

badge-check


					Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali Membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Donggala. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali Membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Donggala. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Donggala, Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali meminta kader PSI di Kabupaten Donggala tidak berhenti pada capaian pembentukan struktur partai saat ini. Ia mendorong seluruh jajaran partai memperluas konsolidasi dan mengubah struktur organisasi menjadi mesin pemenangan menghadapi Pemilu 2029.

Pesan itu disampaikan Ahmad Ali saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Donggala, Selasa (15/9/2026) sore. Rakorda tersebut menjadi Rakorda pertama PSI di Sulawesi Tengah dalam persiapan menghadapi proses verifikasi menuju Pemilu 2029.

Menurut Ahmad Ali, struktur kepengurusan yang telah terbentuk saat ini belum cukup untuk menjadi modal menghadapi kontestasi politik mendatang. Karena itu, DPW PSI Sulawesi Tengah bersama seluruh jajaran DPD diminta segera memperluas struktur hingga menjadi struktur pemenangan.

“Struktur sangat diperlukan agar PSI tidak kembali memulai konsolidasi dari awal, setelah dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu 2029,” ujar Ahmad Ali.

Ia menjelaskan, struktur PSI yang berjalan saat ini memang dibentuk secara minimalis untuk memenuhi kebutuhan verifikasi partai politik. Namun, struktur tersebut harus dipersiapkan sejak sekarang agar dapat langsung bergerak ketika PSI dinyatakan sebagai peserta Pemilu.

“Dengan modal struktur yang ada hari ini, itu tidaklah cukup untuk kita bermimpi menjadi pemenang di Kabupaten Donggala,” tegas Ahmad Ali.

Ia juga mengingatkan kader bahwa kerja politik tidak hanya bertumpu pada ketokohan. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat, kerja sosial serta kemampuan menunaikan janji kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali turut menceritakan pengalamannya selama dua periode menjadi anggota DPR RI. Ia mengatakan tidak mengambil gajinya sebagai anggota legislatif dan menyebut dana tersebut dialokasikan untuk membiayai umrah sekitar 700 imam masjid di Sulawesi Tengah serta membantu pembangunan masjid.

“Politik itu bukanlah tempat untuk mencari pekerjaan,” katanya, yang disambut tepuk tangan para kader yang hadir.

Ahmad Ali kemudian meminta kader PSI membuka ruang bagi tokoh dan kader baru dari berbagai latar belakang untuk bergabung. Ia menilai penguatan partai tidak mungkin hanya mengandalkan orang-orang yang saat ini berada di dalam struktur.

“Kita tidak bisa memenangkan partai ini hanya dengan orang-orang yang ada di sini saat ini. Kita harus mau menerima orang luar untuk bergabung,” ujarnya.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk terus terlibat dalam penguatan PSI di Sulawesi Tengah. Konsolidasi organisasi, perekrutan kader dan perluasan struktur disebut akan menjadi pekerjaan berkelanjutan menjelang Pemilu 2029.

Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Ali didampingi sejumlah pengurus DPP PSI, di antaranya Bestari Barus, Ustad Ade Chandra, Dian Sandi dan Beni. Hadir pula Ketua DPW PSI Sulawesi Tengah Agus Lamakarate bersama jajaran pengurus DPW dan DPD PSI se-Sulawesi Tengah. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Politik