Karama.id – Parigi Moutong, Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah (Sulteng), termasuk Kota Palu hingga Kabupaten Parigi Moutong (Parimo). Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi menurunkan kualitas udara dan mengganggu kesehatan masyarakat.
Gubernur Sulteng, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Imbauan tersebut disampaikan Anwar saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Dzikir Akbar di Sekretariat Majelis Dzikir Ittihadul Ummat, Desa Donggulu, Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parimo, Minggu (11/10/2026).
Ia mengingatkan, paparan asap secara terus-menerus dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
“Kalau keluar rumah, kalau bisa pakai masker,” pesannya.
Anwar juga mengajak masyarakat mengurangi paparan asap dan lebih memperhatikan kondisi kesehatan di tengah musim kemarau. Selain upaya menjaga kesehatan, ia mengajak masyarakat memperbanyak doa agar hujan segera turun sehingga kualitas udara di Sulawesi Tengah kembali membaik.
Menurutnya, ikhtiar menjaga kesehatan dan lingkungan perlu berjalan beriringan dengan penguatan kehidupan spiritual masyarakat.
Dalam momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Anwar mengingatkan agar peringatan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah melalui ibadah dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan, ajakan memperkuat ibadah sejalan dengan program BERANI Berkah, salah satu pilar Nawa Cita BERANI Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang menitikberatkan pada pembiasaan salat berjamaah dan membaca Al-Qur’an.
Anwar berharap masyarakat tetap menjaga kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan dan lingkungan, serta memperkuat kehidupan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Wakil Bupati Parigi Moutong H. Abdul Sahid, S.Pd., unsur Forkopimda, pejabat perangkat daerah, ulama, tokoh masyarakat, santri, dan warga setempat. *














