Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Magister Manajemen Untad Raih Predikat Unggul, Perkuat Mutu Pendidikan Tinggi

badge-check


					Universitas Tadulako. (Foto: Istimewa) Perbesar

Universitas Tadulako. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) kembali mencatat capaian di bidang akademik. Program Studi Magister Manajemen (S2) resmi meraih predikat Terakreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA). Dengan capaian tersebut, jumlah program studi berakreditasi Unggul di Untad kini mencapai 38 program studi.

Predikat Unggul tersebut ditetapkan melalui Keputusan LAMEMBA Nomor 329/DE/A.5/LAMEMBA-U/X/2026 dan berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 2 Oktober 2026 hingga 2 Oktober 2031.

Capaian ini menjadi bagian dari upaya Universitas Tadulako dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi di bawah kepemimpinan Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T. Pencapaian tersebut juga mencerminkan komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, kinerja tridharma perguruan tinggi, serta sistem penjaminan mutu secara berkelanjutan.

Ketua Program Studi Magister Manajemen Untad, Dr. Juliana Kadang, S.E., M.M., mengatakan keberhasilan meraih akreditasi Unggul merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak yang mendukung penyelenggaraan pendidikan di lingkungan program studi.

“Capaian akreditasi Unggul selama lima tahun ini bukan hanya kinerja program S2 sendiri, tetapi melibatkan banyak unsur yang saling menopang,” ujarnya saat ditemui Tim Humas Untad.

Menurut Juliana, kinerja dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian akreditasi. Kontribusi tersebut antara lain ditunjukkan melalui publikasi ilmiah pada jurnal terindeks SINTA dan Scopus, penyusunan book chapter, serta keterlibatan dosen sebagai tenaga ahli di pemerintahan.

Dari sisi mahasiswa, kontribusi terlihat melalui penulisan artikel ilmiah berbasis tugas akhir dan penyelesaian studi tepat waktu. Bahkan, sejumlah mahasiswa mampu menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 semester, lebih cepat dari masa studi normal empat semester.

Penerapan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) juga menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian asesor LAMEMBA. Evaluasi dilakukan terhadap implementasi kurikulum, pengukuran capaian pembelajaran, hingga rencana tindak lanjut untuk memastikan peningkatan mutu pembelajaran.

Dalam proses persiapan akreditasi, tim program studi melakukan penataan basis data dan dokumen pendukung berdasarkan tujuh kriteria penilaian. Dokumen tersebut meliputi kinerja dosen, rekam jejak mahasiswa, tata kelola unit pengelola, serta pelaksanaan sistem penjaminan mutu.

Ke depan, Program Studi Magister Manajemen Untad akan menindaklanjuti rekomendasi asesor, termasuk mengembangkan aplikasi digital untuk penilaian Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan memperluas keterlibatan praktisi dalam proses pembelajaran.

Mulai Semester Genap Tahun Akademik 2026/2027, program studi tersebut merencanakan kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah untuk menghadirkan pelaku usaha sebagai bagian dari pembelajaran berbasis praktik. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keterkaitan antara materi akademik dan kebutuhan dunia usaha.

Upaya menjaga mutu juga dilakukan melalui penyeragaman bahan ajar dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) pada kelas paralel, evaluasi pembelajaran oleh Gugus Kendali Mutu, serta pendampingan bagi mahasiswa tingkat akhir agar dapat menyelesaikan studi tepat waktu.

Bagi alumni, predikat Unggul dapat menjadi nilai tambah dalam memenuhi persyaratan administrasi pada proses rekrutmen kerja tertentu. Sementara bagi Untad, capaian ini memperkuat rekam jejak mutu akademik sekaligus menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Berdasarkan data Pusat Layanan Akreditasi dan SPMI pada Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) Untad, penambahan akreditasi Unggul pada Program Studi Magister Manajemen menjadikan total program studi berakreditasi Unggul di Universitas Tadulako mencapai 38 program studi. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan