Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Program Makan Siang Bergizi Gratis di Kota Palu Masih dalam Tahap Persiapan

badge-check


					Foto Anak Sekolah (Foto: Istimewa) Perbesar

Foto Anak Sekolah (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Program Makan Siang Bergizi Gratis yang dicanangkan oleh pemerintah pusat hingga kini belum dapat dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu.

Hal ini disebabkan karena program tersebut masih dalam proses pembahasan dan perlu dipresentasikan terlebih dahulu di hadapan Wali Kota Palu sebelum dapat direalisasikan.

Meskipun beberapa daerah di Indonesia telah memulai pelaksanaannya sejak Senin (6/1/2025), di mana pelajar sudah mulai menikmati makan bergizi yang dibagikan saat jam istirahat, Kota Palu masih dalam tahap persiapan.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Erwin, program ini masih dalam pembahasan dan penyesuaian. Salah satu hal yang masih dipertimbangkan adalah keterlibatan kantin-kantin sekolah.

Beberapa pihak menginginkan agar kantin-kantin tetap dilibatkan dalam program ini sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

“Program ini masih dalam proses. Ada beberapa pro kontra terkait pelaksanaannya, salah satunya soal keterlibatan kantin di sekolah. Beberapa pihak menginginkan agar kantin-kantin yang ada tetap terlibat,” ujar Erwin pada Rabu (8/1/2025).

Erwin menambahkan, jika program makan siang bergizi gratis ini berjalan, dikhawatirkan kantin-kantin yang ada di sekolah akan sepi pembeli, yang tentunya dapat memengaruhi pendapatan pengelola kantin. Oleh karena itu, pihaknya sedang mencari solusi terbaik agar pemberdayaan masyarakat tetap dapat terjaga.

Masalah lain yang juga perlu dipastikan adalah pemenuhan standar gizi dan higiene makanan yang akan disediakan untuk para pelajar. Pemerintah daerah harus memastikan bahwa makanan yang diberikan tidak hanya bergizi, tetapi juga memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

“Insyah Allah, besok (hari ini) akan dipresentasikan di hadapan Pak Wali, sekaligus menyesuaikan dengan 35 program utama Pak Wali,” tambah Kabid Erwin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan