Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Nasional

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Hadiri Gala Dinner HPN 2025 di Banjarmasin, Soroti Peran Pers dalam Kebudayaan

badge-check


					Menteri Kebudayaan Fadli Zon foto bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan pengurus PWI Pusat lainnya. Foto: IST Perbesar

Menteri Kebudayaan Fadli Zon foto bersama dengan Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun dan pengurus PWI Pusat lainnya. Foto: IST

Karama.id – Banjarmasin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri Gala Dinner Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Sabtu (8/2/2025). Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa pers tidak dapat dipisahkan dari kebudayaan, literasi, dan narasi, yang memiliki hubungan erat dengan perkembangan budaya di Indonesia.

Fadli Zon menyoroti bahwa banyak tokoh pers dalam sejarah juga merupakan budayawan, seperti Rosihan Anwar dan Jamaluddin Adinegoro, yang tidak hanya dikenal sebagai jurnalis, tetapi juga penulis dan pemikir kebudayaan.

“Sejarah Indonesia tidak bisa dipisahkan dari lisan dan aksara, syair dan seruan, tulisan dan keberanian. Kata-kata selalu menjadi nyawa dalam peradaban kita,” ujar Fadli Zon.

Mantan jurnalis ini juga mengungkapkan bahwa dirinya telah menekuni dunia jurnalistik sejak duduk di bangku SMA, bahkan sempat menjadi redaktur majalah sastra Horison selama 20 tahun.

“Pers yang bebas dan bertanggung jawab adalah cahaya bagi bangsa. Namun, di era disinformasi dan dominasi algoritma, kita menghadapi tantangan besar: bagaimana kata-kata tetap menjadi penuntun kebenaran dan pers tetap menjadi penjaga nurani bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menekankan bahwa pers memiliki peran strategis dalam mengawal kebijakan dan menyampaikan informasi akurat kepada publik. Ia juga menyoroti tema HPN 2025, “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa,” yang dianggap sangat relevan dengan kondisi saat ini.

“Ketahanan pangan bukan sekadar ketersediaan bahan pangan, tetapi juga memastikan keberlanjutan distribusi dan keterjangkauan bagi masyarakat,” ujar Gubernur Muhidin.

Acara Gala Dinner HPN 2025 ini dihadiri oleh berbagai tokoh nasional dan daerah, termasuk Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Dr. Ir. Roy Rizaldi Anwar, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, serta tokoh pers Dahlan Iskan.

Turut hadir pula Dewan Penasehat PWI Pusat Anton Charlian, Ketua Umum PWI Pusat Hendry Ch Bangun, Ketua PWI Kalsel Zainall Hilmie, serta perwakilan PWI dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Fadli Zon, Gubernur H. Muhidin, dan Ketua Umum PWI Hendry Ch Bangun menyerahkan hadiah kepada pemenang Lomba Puisi yang digelar di Wetland Square, Banjarmasin, malam. M. Roni dinobatkan sebagai pemenang lomba tersebut.

Acara ini juga dihadiri oleh Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI), yang turut memberikan dukungan terhadap peran pers dalam masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Nasional