Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Pemprov Sulteng Siap Hadapi Lonjakan Inflasi dan Cuaca Ekstrem Jelang Idulfitri 2025

badge-check


					Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Antisipasi Cuaca Ekstrem yang diselenggarakan secara virtual oleh Kemendagri, di Polibu Kantor Gubernur Sulteng, (Foto: Istimewa) Perbesar

Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Antisipasi Cuaca Ekstrem yang diselenggarakan secara virtual oleh Kemendagri, di Polibu Kantor Gubernur Sulteng, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan kesiapan dalam menghadapi potensi lonjakan inflasi serta bencana hidrometeorologi menjelang Hari Raya Idulfitri 2025. Komitmen ini terlihat dari partisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah dan Antisipasi Cuaca Ekstrem yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Wakil Gubernur Sulteng, dr. Reny A. Lamadjido, mengikuti rapat tersebut dari Ruang Rapat Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (10/3/2025). Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sulteng serta Kepala Bank Indonesia Perwakilan Sulteng.

Dalam rapat ini, dr. Reny menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, terutama menjelang Idulfitri, saat permintaan masyarakat meningkat. Ia juga menggarisbawahi kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita harus memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan harga-harga stabil menjelang Lebaran. Selain itu, langkah antisipatif perlu dilakukan untuk menghadapi kemungkinan cuaca ekstrem yang bisa berdampak pada distribusi logistik dan mobilitas warga,” ujarnya.

Melalui rapat ini, Pemprov Sulteng berharap dapat menyusun strategi efektif untuk mengendalikan inflasi dan mengurangi dampak cuaca ekstrem. Dengan upaya ini, masyarakat diharapkan dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman tanpa kendala berarti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi