Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Pemerintah Dorong Kemitraan dengan Sekolah Swasta untuk Pendidikan Berkualitas

badge-check


					Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, dalam kunjungan kerjanya ke Sekolah Mardi Yuana Serang, Banten (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, dalam kunjungan kerjanya ke Sekolah Mardi Yuana Serang, Banten (Foto: Istimewa)

Karama.id – Banten, Pemerintah semakin memperkuat komitmennya dalam mendukung sekolah-sekolah yang dikelola oleh masyarakat dan lembaga swasta dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq, saat melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Mardi Yuana Serang, Banten, pada Kamis (20/3/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wamen Fajar menyoroti pentingnya peran sekolah swasta sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas. “Sejarah membuktikan bahwa kelompok masyarakat memiliki andil besar dalam mendirikan lembaga pendidikan. Maka dari itu, pemerintah harus memastikan keberlangsungan sekolah-sekolah swasta yang sesuai dengan prinsip mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya dalam sesi dialog pendidikan bersama warga sekolah Mardi Yuana.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan pendidikan harus bersifat adil bagi semua pihak. Pemerintah daerah didorong untuk menyertakan sekolah swasta dalam sistem penerimaan murid baru dan memberikan dukungan, termasuk alokasi anggaran melalui APBD bagi sekolah swasta terakreditasi.

Selain itu, peningkatan kualitas guru menjadi perhatian utama. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru di sekolah swasta melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan setempat. Wamen Fajar juga mengungkapkan adanya kebijakan redistribusi guru yang telah diangkat sebagai PPPK agar bisa kembali mengajar di sekolah asal mereka, demi menjaga kualitas pendidikan di sekolah swasta.

Sekolah Mardi Yuana Serang, yang telah lama berkontribusi dalam pendidikan di daerah kecil, berharap agar pemerintah terus memberikan perhatian tanpa menghilangkan identitas sekolah swasta. Kepala Sekolah SMP Mardi Yuana, Maria Ilya Riskayona, menegaskan bahwa sekolah mereka selalu berupaya membangun karakter siswa dengan nilai-nilai disiplin, sopan santun, dan kebersamaan.

“Kami adalah sekolah Katolik, tetapi kami tidak mengeksklusifkan diri. Kami mengikuti aturan pemerintah dan menjalin kerja sama dengan sekolah swasta lainnya. Kami ingin berkontribusi lebih banyak untuk bangsa ini,” ujar Maria.

Kunjungan ini menegaskan bahwa pemerintah berupaya menciptakan kebijakan pendidikan yang inklusif, di mana sekolah negeri dan swasta dapat berkembang bersama. Dengan sinergi antara pemerintah dan berbagai lembaga pendidikan, diharapkan seluruh anak Indonesia mendapatkan akses pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan