Karama.id – Palu Setelah menjadi sorotan publik usai pernyataan Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid terkait ketidakhadiran dalam sejumlah rapat penting, Wali Kota Palu Hadianto Rasyid akhirnya muncul dan menemui Gubernur di Kantor Gubernur Sulteng pada Rabu (16/4/2025).
Pertemuan ini berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan, sekaligus meredakan spekulasi publik mengenai keretakan hubungan antara pemerintah Kota Palu dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Sebelumnya, dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Gubernur Anwar Hafid secara terbuka menyampaikan kepada Wakil Menteri Dalam Negeri, Aria Bima, bahwa Wali Kota Palu tidak pernah hadir dalam sejumlah rapat penting.
“Semua hadir, kecuali Pak Wali Kota yang saya tidak tahu rimbanya. Sudah berkali-kali rapat, tidak pernah saya lihat hadir, dan tidak ada juga pemberitahuan,” ujar Gubernur yang saat itu disambut tawa peserta rapat.
Pernyataan tersebut memicu spekulasi di masyarakat soal disharmoni antara kedua pemimpin daerah.
Namun, Wali Kota Hadianto Rasyid menanggapi hal itu dengan santai saat bertemu langsung dengan Anwar Hafid. Ia membantah adanya ketegangan dan menegaskan bahwa komunikasi antara keduanya tetap berjalan.
“Alhamdulillah, saya bertemu dengan Pak Gubernur, lepas kangen lah. Kan Pak Gubernur bilang kangen sama anaknya, ini kita datang,” ucap Hadianto sambil tersenyum.
Dalam pertemuan itu, keduanya membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan Kota Palu, termasuk pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), pertambangan, serta agenda penting lainnya yang menjadi perhatian bersama.
“Pertemuan ini membahas isu-isu kota, KEK, beberapa isu tambang. Jadi concern pemerintah provinsi dan Pak Wali. Ini juga mungkin sebagai penegasan untuk meminimalisir bola liar,” jelas Hadianto.
Gubernur Anwar Hafid turut mempertegas bahwa hubungan dengan Wali Kota Palu tetap harmonis. Ia bahkan menyebut Hadianto sebagai sahabat lama.
“Sudah saya bilang, anak yang kangen sama bapaknya. Ini (Hadianto) saya kenal sudah lama, kami berteman. Sekarang insyaallah kita sama-sama bangun Kota Palu yang lebih baik, lebih maju, dan menjadi salah satu kota terbaik di Indonesia,” ungkap Anwar.
Pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa sinergi antara pemerintah kota dan provinsi akan terus berlanjut demi kemajuan Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu.














