Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad Siap Laksanakan UTBK-SNBT 2025 dengan Ketat dan Transparan

badge-check


					Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) menggelar konferensi pers terkait pelaksanaan Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Lantai I Gedung Rektorat Untad, Rabu pagi (16/04/2025), dan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Eng. A. Rusdin, S.T., M.T., M.Sc.

Turut hadir dalam konferensi pers tersebut Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Elvia A.Y. Alhusni, S.Si., Apt., M.Sc., serta Dr. Darsikin, M.Si., dan sejumlah perwakilan media.

Prof. Rusdin memaparkan bahwa kuota penerimaan mahasiswa baru di Untad tahun ini mencapai 9.295 kursi. Rinciannya, 2.485 untuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 4.287 untuk jalur SNBT, dan 2.523 untuk jalur Seleksi Mandiri, yang dapat bertambah jika ada kuota SNBT yang tidak dimanfaatkan.

“Kami berkomitmen untuk menjaga integritas proses seleksi dan mencegah segala bentuk kecurangan dalam penerimaan mahasiswa baru,” tegas Prof. Rusdin.

Sementara itu, Dr. Elvia menjelaskan bahwa jumlah pendaftar UTBK-SNBT di Untad mencapai 9.189 peserta dari 21 provinsi. Peserta terbanyak berasal dari Kota Palu (2.379), diikuti oleh Parigi Moutong (1.336) dan Donggala (1.140). Peserta terdiri dari 3.420 laki-laki dan 5.769 perempuan.

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 di Untad akan dibagi dalam dua gelombang: gelombang pertama pada 23–30 April dan gelombang kedua pada 2–4 Mei, dengan total 22 sesi ujian. Pihak kampus telah menyiapkan berbagai langkah teknis untuk kelancaran pelaksanaan, termasuk pemasangan CCTV di semua ruang ujian, penggunaan jammer untuk mengantisipasi gangguan sinyal, serta koordinasi dengan PLN demi menjamin kestabilan listrik dan jaringan.

“Kami juga menyiapkan 521 pengawas dari unsur dosen dan tenaga kependidikan yang akan dibagi di tiap sesi,” ujar Dr. Elvia.

Dr. Darsikin menambahkan bahwa pengawasan akan dilakukan secara ketat tanpa toleransi terhadap keterlambatan peserta. Ia juga menyebutkan bahwa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) masih menjadi pilihan favorit dengan jumlah pendaftar terbanyak, diikuti oleh program studi Keperawatan.

Dengan persiapan matang dan komitmen terhadap transparansi, Universitas Tadulako optimis pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 akan berjalan lancar dan mampu menjaring calon mahasiswa terbaik dari seluruh penjuru Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan