Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Anwar Hafid Targetkan 100 Persen Koperasi Merah Putih Rampung Akhir Mei

badge-check


					Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar Hafid dan dr. Reny A. Lamadjido foto bersama kepala daerah, dan kepala desa dalam peluncuran dan dialog program pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih dan makan bergizi gratis, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng, Anwar Hafid dan dr. Reny A. Lamadjido foto bersama kepala daerah, dan kepala desa dalam peluncuran dan dialog program pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih dan makan bergizi gratis, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengumumkan bahwa sebanyak 583 koperasi Merah Putih telah terbentuk di tingkat desa dan kelurahan di 13 kabupaten/kota. Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh 2.020 desa dan kelurahan di Sulteng akan memiliki koperasi serupa hingga akhir Mei 2025.

“Sudah ada 583 yang selesai. Saya minta para kepala desa, akhir bulan ini Sulteng 100 persen siap,” tegas Anwar saat peluncuran program koperasi Merah Putih dan dialog makan bergizi gratis di Palu, Kamis (22/5).

Pernyataan tersebut disambut meriah oleh ribuan kepala desa, lurah, dan anggota BPD se-Sulteng yang hadir dalam acara tersebut. Anwar menegaskan bahwa kendala biaya tak boleh menjadi penghalang dalam proses pendaftaran koperasi ke notaris.

“Silakan lapor ke saya langsung jika ada masalah biaya. Jangan ada alasan tak ada uang untuk notaris,” katanya.

Untuk mempercepat realisasi program, Anwar telah menginstruksikan Dinas PMD Sulteng segera berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota. Ia menekankan bahwa koperasi merupakan jalur strategis masuknya perputaran ekonomi di desa.

“Koperasi adalah pintu masuknya uang. Saya tahu ada desa yang kosong kasnya, tapi koperasi bisa menjadi solusi,” ujarnya.

Program koperasi Merah Putih ini juga mendapat dukungan penuh dari DPRD Sulteng, sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi