Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengumumkan bahwa sebanyak 583 koperasi Merah Putih telah terbentuk di tingkat desa dan kelurahan di 13 kabupaten/kota. Pemerintah Provinsi menargetkan seluruh 2.020 desa dan kelurahan di Sulteng akan memiliki koperasi serupa hingga akhir Mei 2025.
“Sudah ada 583 yang selesai. Saya minta para kepala desa, akhir bulan ini Sulteng 100 persen siap,” tegas Anwar saat peluncuran program koperasi Merah Putih dan dialog makan bergizi gratis di Palu, Kamis (22/5).

Pernyataan tersebut disambut meriah oleh ribuan kepala desa, lurah, dan anggota BPD se-Sulteng yang hadir dalam acara tersebut. Anwar menegaskan bahwa kendala biaya tak boleh menjadi penghalang dalam proses pendaftaran koperasi ke notaris.
“Silakan lapor ke saya langsung jika ada masalah biaya. Jangan ada alasan tak ada uang untuk notaris,” katanya.
Untuk mempercepat realisasi program, Anwar telah menginstruksikan Dinas PMD Sulteng segera berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota. Ia menekankan bahwa koperasi merupakan jalur strategis masuknya perputaran ekonomi di desa.
“Koperasi adalah pintu masuknya uang. Saya tahu ada desa yang kosong kasnya, tapi koperasi bisa menjadi solusi,” ujarnya.
Program koperasi Merah Putih ini juga mendapat dukungan penuh dari DPRD Sulteng, sebagai bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.














