Karama.id – Palu, Sebanyak 194 dosen Universitas Tadulako (Untad) secara resmi dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam acara pengambilan sumpah/janji dan penyerahan Surat Keputusan (SK) yang digelar di Media Center Lantai 3 Untad, Kamis siang.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng., beserta jajaran pimpinan universitas, termasuk Ketua Senat, Wakil Rektor, dan para dekan dari seluruh fakultas.

Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa status sebagai ASN bukan sekadar pengakuan administratif, melainkan amanah moral dan tanggung jawab akademik.
“Menjadi ASN di Untad bukan sekadar status. Ini adalah amanah. Mari berkomitmen untuk membangun Untad bersama,” tegasnya.
Rektor juga memberikan arahan strategis mengenai pengembangan kapasitas dosen, terutama dalam hal studi lanjut. Ia menekankan pentingnya menempuh pendidikan doktoral di luar negeri untuk membangun daya saing global.
“Saya tidak akan rekomendasikan studi S3 di dalam negeri. Semua harus berani ke luar negeri. Kita sedang membangun ekosistem akademik berkelas dunia,” ujarnya.
Selain menyoroti aspek akademik, Rektor juga menyampaikan pesan moral kepada para dosen baru, termasuk pentingnya etika, kerendahan hati, serta kolaborasi lintas unit di lingkungan kampus.
“Jangan pernah berhenti belajar. Bangun kerja tim yang solid. Untad hanya bisa maju jika kita bergerak bersama,” pesannya.
Acara ditutup dengan penyerahan SK secara simbolis kepada perwakilan dosen dan sesi foto bersama seluruh peserta dan pimpinan universitas.














