Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Universitas Tadulako Wisuda 1.107 Lulusan dari Berbagai Jenjang Pendidikan

badge-check


					Wisuda Universitas Tadulako Ke 130. (Foto: Istimewa) Perbesar

Wisuda Universitas Tadulako Ke 130. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) melaksanakan prosesi wisuda ke 130 bagi 1.107 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, Kamis (12/6), di Auditorium Untad. Wisuda tersebut mencakup lulusan dari Program Doktor, Magister, Profesi, Sarjana, hingga Diploma.

Acara wisuda dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Untad, Prof. Dr. H. Djayani Nurdin, SE, M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan ucapan syukur atas terselenggaranya kegiatan serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia juga menginformasikan bahwa Ketua MPR RI yang semula dijadwalkan hadir untuk memberikan orasi ilmiah berhalangan karena agenda nasional yang mendesak.

Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan Untad dalam mencetak generasi penerus bangsa. Dari total 1.107 lulusan, sebanyak 26 orang merupakan lulusan Pascasarjana, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi fakultas dengan jumlah lulusan terbanyak, yaitu 244 orang.

Rektor juga memberikan apresiasi khusus kepada Tiana Juli Arsita dari Fakultas Teknik yang meraih predikat lulusan terbaik dengan IPK 3,95 dan masa studi 3 tahun 4 bulan 30 hari. Ia menekankan bahwa prosesi wisuda tidak hanya menjadi penanda akhir masa studi, tetapi juga awal dari tanggung jawab sosial di tengah masyarakat.

“Toga yang dikenakan bukan hanya simbol kehormatan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus belajar dan memberi manfaat,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum, M. Sadly Lesnusa, mewakili Gubernur Sulawesi Tengah. Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mendukung pendidikan dan membangun kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan mandiri.

“Kolaborasi universitas dan pemerintah adalah kunci menciptakan generasi yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ucapnya.

Acara wisuda ditutup dengan pesan agar seluruh lulusan tetap menjaga hubungan dengan almamater serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa melalui ilmu, integritas, dan pengabdian di berbagai bidang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan