Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Untad dan UGM Gelar Monev KKN-PPM di Kabupaten Donggala

badge-check


					Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Saat Melakukan Monev KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Di Kabupaten Donggala Bersama Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPU., Asean Eng, (Foto: Istimewa) Perbesar

Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Saat Melakukan Monev KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Di Kabupaten Donggala Bersama Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPU., Asean Eng, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Donggala, Universitas Tadulako (Untad) bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan dan Pembelajaran kepada Masyarakat (KKN-PPM) di dua lokasi, yakni Desa Towale dan Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, pada Minggu (03/08/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU, Asean Eng, didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Kepala dan Sekretaris LPPM Untad, serta Dosen Pembimbing Lapangan KKN UGM, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D., IPU, Asean Eng.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya evaluatif untuk memantau pelaksanaan program KKN-PPM kolaboratif yang telah berlangsung hampir 50 hari. Dalam agenda kunjungan, mahasiswa KKN mempresentasikan capaian dari masing-masing klaster program, seperti agro, medika, soshum, dan saintek. Pelaporan ini menjadi indikator keberhasilan sekaligus bentuk akuntabilitas terhadap perencanaan program yang telah ditetapkan.

Dalam sambutannya, Prof. Nizam menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan adaptivitas mahasiswa dalam menyelesaikan program KKN di tengah tantangan di lapangan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat mahasiswa yang mampu beradaptasi dan menyelesaikan programnya dengan baik. Terima kasih juga kepada para kepala desa atas keterbukaannya menerima kehadiran mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat,” ujar Prof. Nizam.

Senada dengan itu, Rektor Untad, Prof. Amar, menegaskan bahwa kolaborasi KKN semacam ini bukan hanya menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa, tetapi juga memperkuat jalinan silaturahmi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

“Semoga kolaborasi ini tidak hanya menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga membuka ruang kerja sama yang lebih luas di masa depan,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Prof. Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, ST., MT., M.Sc., juga memberikan apresiasi terhadap keterlibatan aktif mahasiswa dalam mendorong partisipasi masyarakat.

“Kami bangga melihat mahasiswa mampu membangun kolaborasi dengan masyarakat dan memantik semangat gotong royong dalam menyukseskan program-program yang dijalankan,” jelasnya.

Pihak pemerintah desa turut menyampaikan tanggapan positif. Mereka menganggap bahwa pelaksanaan KKN memberikan dampak signifikan bagi desa serta memperkuat hubungan antara universitas dan masyarakat sebagai mitra dalam proses pembelajaran.

Kegiatan monev ini diakhiri dengan diskusi terbuka antara tim pengelola KKN, mahasiswa, dan perwakilan pemerintah desa. Diskusi tersebut menjadi wadah reflektif sekaligus media evaluasi demi perbaikan dan pengembangan program KKN ke depannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan