Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Polres Parigi Moutong Dukung Program Swasembada Pangan Lewat Penanaman Jagung di Pesantren Ulumuddin

badge-check


					Polres Parigi Moutong Melakukan Penanaman Jagung Di Pesantren Ulumuddin, (Foto: Istimewa) Perbesar

Polres Parigi Moutong Melakukan Penanaman Jagung Di Pesantren Ulumuddin, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Parigi Moutong, Semangat swasembada pangan terus digelorakan di Kabupaten Parigi Moutong. Pada Jumat pagi pukul 08.30 WITA, lahan seluas dua hektare milik Pondok Pesantren Ulumuddin di Desa Boyontongo menjadi saksi dimulainya penanaman jagung kuartal III yang digagas sebagai bagian dari Program Swasembada Pangan 2025.

Kegiatan ini dipimpin Kabag SDM Polres Parigi Moutong, AKP I Gusti Nyoman Suarta, SH, yang hadir mewakili Kapolres Parigi Moutong. Kehadiran aparat kepolisian di tengah lahan pertanian ini menjadi bukti bahwa Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menanam benih masa depan bersama masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Pesantren Ulumuddin Boyontongo, H. Halimuddin, perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kecamatan Parigi Moutong, serta para santri yang bersemangat terlibat langsung di lapangan.

Selain melakukan penanaman, Polres Parigi Moutong juga menyerahkan bantuan bibit jagung dan pupuk organik kepada pihak pesantren. Bantuan ini diharapkan mampu mendorong produktivitas pertanian sekaligus memotivasi masyarakat untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki demi kemandirian pangan.

“Ini adalah langkah bersama. Kita ingin bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menjaga ketahanan pangan di wilayah kita,” ujar AKP I Gusti Nyoman Suarta.

Suasana penuh semangat terlihat dari tawa para santri yang bergotong royong, diiringi suara cangkul menghujam tanah. Penanaman ini menjadi simbol sinergi antara aparat kepolisian, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan berkelanjutan.

Jika bibit jagung yang ditanam tumbuh subur, pesantren dan masyarakat tidak hanya akan memanen hasil pertanian, tetapi juga memetik rasa kebersamaan, kemandirian, dan harapan untuk Parigi Moutong yang lebih sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi