Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Sulteng Hentikan Aktivitas Tambang PT Bumanik Usai Banjir Morut

badge-check


					Gubernur Sulteng, Anwar Hafid kunjungannya ke lokasi terdampak di Desa Malino, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid kunjungannya ke lokasi terdampak di Desa Malino, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, geram atas bencana banjir yang melanda Desa Malino, Kabupaten Morowali Utara (Morut), Rabu (20/8/2025). Banjir yang merugikan warga setempat disebut dipicu oleh aktivitas pertambangan PT Bumanik.

Dalam kunjungannya ke lokasi terdampak, gubernur langsung memerintahkan penghentian seluruh aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

“Saya tidak senang jika warga saya merugi karena tambang,” tegas Anwar Hafid.

Ia menekankan bahwa pemerintah provinsi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat setempat segera turun menangani kondisi darurat, termasuk pemulihan akses jalan dan kebutuhan mendesak warga.

“Saya pastikan perusahaan tidak bisa lepas tangan dari tanggung jawab,” ujarnya.

Berdasarkan penuturan warga, banjir terjadi akibat jebolnya jalan hauling milik PT Bumanik yang tidak mampu menahan derasnya aliran air hujan. Luapan air bercampur lumpur menghantam pemukiman, merendam jalan utama desa, dan menyebabkan kerusakan parah, bahkan beberapa rumah hanyut terbawa arus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi