Karama.id – Palu, Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Tadulako (Untad) sukses menyelenggarakan Pelatihan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2025 selama dua hari, pada 28–29 Oktober 2025, bertempat di D’Kalora.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa yang memiliki minat tinggi untuk mengembangkan ide usaha inovatif dan berdaya saing.
Pelatihan dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Ir. Sagaf Djalalemba, M.P., yang dalam sambutannya menekankan bahwa kewirausahaan bukan sekadar menjual produk, tetapi juga menciptakan solusi bagi masyarakat.

FMIPA Untad Gelar Pekan Akademik Dies Natalis ke-18: “Growing Stronger, Adapting Smarter”
“Mahasiswa harus membangun karakter wirausaha yang tangguh, kreatif, dan adaptif di era digital. Kampus harus menjadi pusat lahirnya ide-ide bisnis baru yang memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Usai pembukaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang disusun secara sistematis untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan kewirausahaan. Selama dua hari pelatihan, mereka menjalani sejumlah tahapan, di antaranya:
1. Materi dasar pengelolaan keuangan usaha dan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dari akademisi serta praktisi bisnis.
2. Sesi berbagi pengalaman dari mahasiswa penerima pendanaan P2MW tahun sebelumnya, yang kini telah menjalankan usaha mandiri.
3. Pelatihan penyusunan proposal bisnis, inovasi produk, dan analisis pasar.
4. Praktik penulisan proposal serta mini pitching ide usaha secara langsung.
5. Presentasi ide bisnis di hadapan narasumber dan dosen pendamping pada sesi penutupan.
Sementara itu, Kepala UPA Pengembangan Karir dan Kewirausahaan Untad, Dr. Vitayanti Fattah, S.E., M.Si., menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi antar mahasiswa lintas fakultas.
“Pelatihan ini bertujuan menumbuhkan semangat kolaborasi dan menghasilkan proposal yang kompetitif, selaras dengan visi Untad dalam mendukung Entrepreneurial University di Sulawesi Tengah,” jelasnya.
Kegiatan P2MW 2025 diharapkan dapat melahirkan ide-ide bisnis berkelanjutan dan start-up mahasiswa unggulan, sekaligus memperkuat posisi Universitas Tadulako sebagai kampus yang berorientasi pada pengembangan kewirausahaan berbasis inovasi dan kemandirian.














