Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) secara resmi menyerahkan hasil verifikasi dan validasi data mahasiswa penerima Beasiswa Berani Cerdas Semester Ganjil Tahun Akademik 2025–2026 kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Penyerahan berlangsung di Ruang Rektor, Gedung Rektorat Untad, Senin (26/1/2026) siang.
Data tersebut diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Firmanza DP, S.H., M.Si.

Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi yang telah dilakukan secara menyeluruh, tercatat sebanyak 10.768 mahasiswa Universitas Tadulako dinyatakan memenuhi syarat sebagai penerima Beasiswa Berani Cerdas. Jumlah tersebut mencakup mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif dari berbagai program studi di lingkungan Untad.
Rektor Untad menyampaikan bahwa proses verifikasi dan validasi dilakukan secara ketat untuk memastikan beasiswa tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinkronisasi data menjadi aspek penting guna menghindari terjadinya tumpang tindih anggaran, khususnya dengan program bantuan pendidikan lain seperti KIP-Kuliah.
“Salah satu prinsip utama dalam pelaksanaan Beasiswa Berani Cerdas adalah akurasi dan akuntabilitas data. Karena itu, kami memastikan bahwa mahasiswa penerima benar-benar memenuhi persyaratan dan tidak sedang menerima beasiswa dari sumber lain,” ujar Rektor Untad.
Kesepakatan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam Rapat Koordinasi Beasiswa Berani Cerdas yang digelar pada Kamis (22/1/2026). Dalam rapat tersebut ditegaskan bahwa penetapan penerima beasiswa ditentukan berdasarkan kelengkapan data administrasi serta status penerimaan bantuan pendidikan lainnya.
Secara teknis, penyaluran Beasiswa Berani Cerdas tidak diberikan langsung kepada mahasiswa, melainkan melalui mekanisme pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dana beasiswa akan ditransfer langsung ke rekening Universitas Tadulako sebagai bentuk penguatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan.
Melalui penyerahan data ini, Universitas Tadulako berharap program Beasiswa Berani Cerdas dapat berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata dalam memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Tengah.














