Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Gubernur Sulteng Bidik Pasar Timur Tengah untuk Dorong Ekspor dan Pariwisata

badge-check


					Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama perwakilan Kementerian PANRB, Andi Rahadian, di Palu, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama perwakilan Kementerian PANRB, Andi Rahadian, di Palu, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Anwar Hafid, membidik peluang pasar Timur Tengah untuk mendorong ekspor produk unggulan daerah sekaligus meningkatkan sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan saat pertemuan bersama perwakilan Kementerian PANRB, Andi Rahadian, di Palu, Rabu (6/5/2026).

Dalam diskusi tersebut, Gubernur memanfaatkan momentum pertemuan untuk membuka peluang kerja sama ekonomi dan memperluas akses pasar global bagi komoditas unggulan Sulawesi Tengah.

“Kita punya banyak produk unggulan, seperti tenun Donggala, hasil pertanian, perikanan, dan perkebunan yang bisa kita dorong ke pasar ekspor,” ujar Anwar Hafid.

Ia menyoroti potensi kerja sama dengan negara-negara kawasan Timur Tengah, khususnya Oman, yang dinilai memiliki peluang besar untuk pengembangan pasar dan investasi.

“Negara seperti Oman punya potensi besar. Kita perlu melihat langsung peluang kerja sama yang bisa dikembangkan di sana,” katanya.

Sementara itu, Andi Rahadian menilai sejumlah produk Sulawesi Tengah memiliki daya saing di pasar internasional. Ia menyebut komoditas seperti durian, kelapa, hingga produk olahan beku berpeluang besar untuk menembus pasar ekspor.

“Produk-produk ini memiliki potensi kuat. Tinggal bagaimana kita membuka dan memperluas akses pasarnya,” jelasnya.

Selain mendorong ekspor, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga berupaya membuka jalur ekspor langsung agar tidak bergantung pada negara perantara. Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan daya saing produk lokal.

Di sektor pariwisata, pemerintah daerah juga menargetkan peningkatan konektivitas internasional melalui pembukaan rute penerbangan baru guna menarik wisatawan mancanegara.

“Dengan konektivitas yang semakin terbuka, kita bisa mendorong wisatawan datang dan sekaligus memperluas peluang investasi,” ujar Anwar.

Ia menambahkan, kawasan wisata seperti Banggai memiliki daya tarik besar, khususnya wisata bahari yang diminati wisatawan asing.

Pemerintah Provinsi Sulteng optimistis penguatan akses pasar internasional dan sektor pariwisata dapat menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi