Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Anwar Hafid Buka Peluang Investasi Baru, Sulteng Gandeng Hainan Tiongkok

badge-check


					Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dengan Gubernur Provinsi Hainan, Liu Xiaoming, di Haikou. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dengan Gubernur Provinsi Hainan, Liu Xiaoming, di Haikou. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Haikou, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) mulai membuka jalur baru kerja sama internasional dengan menggandeng Provinsi Hainan, Tiongkok, sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi dan investasi kawasan tropis.

Langkah tersebut ditandai melalui pertemuan Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, dengan Gubernur Provinsi Hainan, Liu Xiaoming, di Haikou, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan itu tidak sekadar menjadi agenda diplomatik, tetapi juga bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulteng untuk memperkuat posisi daerah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan perdagangan di kawasan timur Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Anwar Hafid menawarkan sejumlah sektor unggulan Sulteng untuk dikembangkan bersama Hainan, mulai dari pertanian tropis, perikanan laut, mineral hijau, hingga kawasan industri dan pendidikan.

Baca Juga:
Gubernur Sulteng Bidik Pasar Timur Tengah untuk Dorong Ekspor dan Pariwisata

“Sulawesi Tengah dan Hainan memiliki karakter geografis yang hampir sama sebagai wilayah tropis. Ini menjadi peluang besar untuk membangun kerja sama konkret yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Anwar Hafid.

Salah satu fokus utama pembahasan yakni penguatan jalur perdagangan dan konektivitas ekspor-impor antarwilayah.

Kedua pemerintah daerah juga membahas pengembangan sistem logistik, rantai dingin (cold chain), hingga platform produksi dan distribusi bersama guna memperkuat rantai pasok regional.

Selain sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi Sulteng juga mendorong pengembangan kerja sama sumber daya manusia melalui riset bersama, pelatihan talenta, serta kolaborasi pendidikan tinggi dalam jaringan Aliansi Universitas Kawasan Tropis.

Bagi Pemerintah Provinsi Sulteng, kemitraan dengan Hainan dinilai strategis karena provinsi di bagian selatan Tiongkok tersebut saat ini berkembang sebagai pusat perdagangan bebas dan salah satu motor ekonomi baru di Asia.

Gubernur Hainan, Liu Xiaoming, menilai Sulawesi Tengah memiliki potensi besar yang sejalan dengan arah pembangunan Hainan, terutama pada sektor pertanian tropis, perikanan, dan sumber daya alam berbasis kawasan tropis.

“Kerja sama antara Hainan dan Sulawesi Tengah sangat kompatibel dan menjanjikan,” ujar Liu Xiaoming.

Baca Juga:
GGubernur Sulteng Ungkap 63 Konflik Agraria, Libatkan 9 Ribu KK

Ia juga mendorong kedua daerah memanfaatkan peluang implementasi Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) untuk memperluas kerja sama perdagangan dan investasi lintas kawasan.

Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Hainan, di antaranya Xie Jing, Luo Qingming, serta Cai Qiang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi