Karama.id – Palu, Ribuan mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu mulai memadati Basement Auditorium UIN Datokarama untuk mengikuti pengambilan atribut kemahasiswaan sebagai persiapan memasuki kehidupan akademik di kampus, Kamis (30/7/2026).
Sejak pagi, mahasiswa dari berbagai fakultas datang secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia. Meski diikuti ribuan peserta, proses pengambilan atribut berlangsung tertib dengan pelayanan yang terorganisir sehingga antrean tetap berjalan lancar.

Suasana di lokasi tampak semarak. Mahasiswa baru terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pengambilan atribut yang akan digunakan selama rangkaian kegiatan pengenalan kehidupan kampus. Bagi sebagian besar mahasiswa, momen tersebut menjadi pengalaman pertama mereka sebagai bagian dari keluarga besar UIN Datokarama Palu.
Panitia telah menyiapkan mekanisme distribusi atribut secara sistematis agar seluruh mahasiswa dapat dilayani dengan cepat dan tepat. Petugas juga memberikan arahan kepada peserta mengenai prosedur pengambilan sehingga tidak terjadi penumpukan di titik pelayanan.
Kegiatan pengambilan atribut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pelaksanaan rangkaian pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru. Selain sebagai perlengkapan yang akan digunakan selama kegiatan berlangsung, atribut tersebut juga menjadi identitas resmi mahasiswa baru UIN Datokarama Palu.
Antusiasme yang ditunjukkan ribuan mahasiswa baru mencerminkan semangat mereka untuk segera memulai proses perkuliahan dan beradaptasi dengan lingkungan akademik. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengenal budaya kampus, memahami sistem pembelajaran di perguruan tinggi, serta membangun hubungan dengan sesama mahasiswa dan sivitas akademika.
Dengan dukungan panitia dan koordinasi yang baik, seluruh proses distribusi atribut berjalan aman, tertib, dan lancar, sehingga mahasiswa baru dapat mempersiapkan diri mengikuti seluruh agenda kemahasiswaan yang telah dijadwalkan oleh UIN Datokarama Palu. *














