Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) memperkuat pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui digitalisasi dengan meluncurkan aplikasi SI SETIA (Sistem Informasi Barang Milik Negara).
Aplikasi tersebut diluncurkan dalam rangkaian kegiatan “Penguatan Kompetensi dan Integritas ASN BerAKHLAK sebagai Penggerak Transformasi Universitas Tadulako Tahun 2026” yang berlangsung di Aula Baru Fakultas Kedokteran Untad, Rabu (30/9/2026) siang.

SI SETIA dikembangkan untuk mendukung pencatatan, inventarisasi dan penelusuran aset secara terintegrasi. Sistem tersebut memanfaatkan Geographic Information System (GIS) dan QR Code, sehingga data administrasi aset dapat diselaraskan dengan kondisi fisik di lapangan.
Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., mengatakan pemanfaatan teknologi digital menjadi bagian penting dalam transformasi tata kelola universitas. Menurutnya, inovasi digital harus diarahkan untuk membangun pengelolaan aset yang tertib, transparan, akuntabel dan efektif.
Pengelolaan BMN melalui sistem informasi terintegrasi juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Good University Governance. Dengan sistem tersebut, proses pendataan dan pengawasan aset diharapkan dapat berjalan lebih optimal serta mendukung peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan.
Untad juga mengembangkan konsep Smart Campus melalui pemanfaatan data spasial untuk mendukung perencanaan dan pengelolaan kawasan kampus. Teknologi pemetaan, termasuk pemanfaatan drone melalui laboratorium terpadu, akan digunakan untuk mendukung pengelolaan aset dan perencanaan kawasan kampus seluas 178,5 hektare.
Pengembangan tersebut diharapkan tidak hanya mencakup inventarisasi gedung dan ruangan, tetapi juga menjadi bagian dari perencanaan infrastruktur kampus yang lebih terarah dalam mendukung visi Untad menuju perguruan tinggi berstandar internasional.
SI SETIA nantinya direncanakan terintegrasi dengan aplikasi Siga Mobile Untad untuk memudahkan penelusuran informasi aset. Untad juga menyiapkan penguatan keamanan siber dan pengelolaan server secara mandiri untuk menjaga keamanan serta keandalan data.
Rektor berharap SI SETIA dapat menjadi sumber data utama (source of truth) dalam pengambilan keputusan strategis terkait pengelolaan BMN.
Keberhasilan penerapan aplikasi tersebut akan dilihat dari ketertiban administrasi dan kondisi fisik aset, keakuratan data serta penguatan integritas dalam pelaksanaan tata kelola universitas.
Selain peluncuran sistem, kegiatan tersebut juga menitikberatkan pada penguatan kompetensi dan integritas ASN melalui penerapan nilai dasar BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.
Setelah sambutan Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian aplikasi SI SETIA dan pemaparan materi oleh Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Kepala Biro Keuangan dan Umum serta Ketua Senat Universitas Tadulako. Materi membahas implementasi SI SETIA, tata kelola BMN serta penguatan kompetensi dan integritas ASN BerAKHLAK.
Kegiatan tersebut dihadiri para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, Direktur Rumah Sakit Untad, Kepala Lembaga, Kepala Bagian, tim teknologi informasi serta sivitas akademika Universitas Tadulako. *














