Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Beranda

Gubernur Sulteng Dorong Pembentukan Satgas TB di 13 Kabupaten/Kota Sulteng

badge-check


					Gubernur Sulawesi Tengah Dorong Pembentukan Satgas TB di 13 Kabupaten/Kota Sulteng. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulawesi Tengah Dorong Pembentukan Satgas TB di 13 Kabupaten/Kota Sulteng. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Tuberkulosis (TB) di setiap kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat penanganan sekaligus mempercepat eliminasi TB di Sulteng.

Dorongan tersebut disampaikan Anwar saat menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dan Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benyamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR., di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu (22/8/2026).

Menurut Anwar, keberadaan Satgas TB di tingkat kabupaten/kota diperlukan agar penanganan penyakit tersebut dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi. Satgas nantinya tidak hanya berfokus pada penanganan kasus, tetapi juga melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program pemberantasan TB di masing-masing daerah.

Baca Juga:
Gubernur Anwar Hafid Dorong Walatana Jadi Model Pertanian Organik Sulteng

“Kepala Daerah, saya pesan, ini TB menjadi prioritas. Kalau perlu, kita bikin masing-masing Satgas TB di kabupaten/kota. Provinsi juga kita bikin untuk melakukan monitoring di semua kabupaten/kota, sehingga daerah yang masih lemah bisa kita perkuat,” tegas Anwar.

Ia mengatakan, kasus TB di Sulteng h masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius. Karena itu, diperlukan kesatuan langkah antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, mahasiswa, hingga masyarakat.

Anwar menilai keberhasilan eliminasi TB tidak dapat hanya mengandalkan sektor kesehatan. Dukungan lintas sektor diperlukan agar upaya deteksi, pengobatan, pendampingan pasien, hingga pencegahan penularan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kalau kita serius semua, satu langkah, satu program, kesatuan gerak, saya yakin dan percaya ini akan bisa kita tuntaskan,” ujarnya.

Gubernur menegaskan pemberantasan TB harus menjadi prioritas bersama dan dilaksanakan secara terintegrasi, sejalan dengan target pemerintah untuk mempercepat eliminasi TB secara nasional.

Selain mendorong pembentukan Satgas TB, Anwar juga mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan dalam memperkuat deteksi dini TB di Sulawesi Tengah.

Dukungan tersebut berupa rencana bantuan 16 unit portable X-Ray yang ditargetkan tiba pada September 2026. Kehadiran perangkat tersebut diharapkan memperluas akses pemeriksaan dan membantu menemukan kasus TB secara lebih cepat, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

“Kalau masyarakat kita sudah tidak susah lagi untuk berobat, sekarang mari kita fokus menjadikan Sulawesi Tengah ini bebas dari TB,” kata Anwar.

Baca Juga:
HUT ke-81 RI, Gubernur Anwar Hafid Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi di Sulteng

Menurutnya, penguatan fasilitas deteksi harus dibarengi dengan sistem penanganan yang terintegrasi di seluruh daerah. Karena itu, keberadaan Satgas TB di tingkat kabupaten/kota diharapkan menjadi penggerak koordinasi sekaligus memastikan tidak ada daerah yang tertinggal dalam upaya penanggulangan TB.

Anwar optimistis, apabila seluruh pemangku kepentingan bergerak dalam satu kesatuan, target eliminasi TB pada 2030 di Sulawesi Tengah dapat diwujudkan.

“Semoga eliminasi TB tahun 2030 itu akan kita capai secara bersama-sama,” pungkasnya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., Ketua TP-PKK Sulteng Ny. Sry Nirwanti Bahasoan, para bupati/wali kota se- Sulteng, para asisten, tenaga ahli, serta kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulteng. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Beranda