Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Hukum & Kriminal

Tragedi Penikaman di Tepi Sungai Palu: Kakek Bunuh Cucu karena Perselisihan

badge-check


					Peristiwa penikaman di tepi Sungai Palu, Selasa (18/02/2025) sekitar pukul 12.30 WITA. (Foto: tangkapan layar video facebook Ishak Dg Malino) Perbesar

Peristiwa penikaman di tepi Sungai Palu, Selasa (18/02/2025) sekitar pukul 12.30 WITA. (Foto: tangkapan layar video facebook Ishak Dg Malino)

Karama.id – Palu, Sebuah peristiwa tragis mengguncang warga Kota Palu setelah sebuah video penikaman di tepi Sungai Palu viral di media sosial, Selasa (18/02/2025) sekitar pukul 12.30 WITA. Video tersebut pertama kali disiarkan langsung melalui akun Facebook Ishak Dg Malino, memperlihatkan momen mengerikan ketika seorang pria menikam korbannya di balik semak-semak.

Dalam rekaman yang beredar luas, terlihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku dengan sadis menusukkan senjata tajam ke tubuh korban. Setelah melancarkan aksinya, pelaku melemparkan senjata tersebut ke dalam sungai dan meninggalkan korban yang tergeletak tak berdaya di lokasi kejadian. Tak satu pun warga yang berani mendekat saat insiden itu berlangsung.

Beberapa saat kemudian, seorang pria berbaju putih terlihat mendekati pelaku, tampak mencoba menenangkannya sebelum akhirnya sang pelaku meninggalkan lokasi. Penyelidikan polisi mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Pelaku yang diidentifikasi sebagai Ramadhan ternyata memiliki hubungan keluarga dengan korban, Fajar—mereka adalah kakek dan cucu.

Menurut pengakuan Ramadhan kepada pihak kepolisian, peristiwa berdarah ini dipicu oleh perselisihan yang terjadi sehari sebelumnya. Ramadhan menegur Fajar karena meminjam uang dari seorang temannya, Simar, di area parkir Palu Plaza. Teguran tersebut justru memicu ketegangan antara keduanya hingga akhirnya berkembang menjadi dendam yang berujung pada tragedi.

Akibat serangan brutal tersebut, Fajar mengalami luka parah di bagian dada dan perut hingga akhirnya meninggal dunia di tempat kejadian. Menyadari tindakannya, Ramadhan kemudian menyerahkan diri ke Polsek Palu Barat. Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan pelaku dan melakukan penyelidikan lebih lanjut di bawah koordinasi Satreskrim Polresta Palu.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk mengungkap lebih jauh motif serta detail kejadian yang mengarah pada insiden memilukan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Hukum & Kriminal