Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

FK Untad Resmi Luncurkan Tiga Program Dokter Spesialis, Perkuat Layanan Kesehatan Sulawesi Tengah

badge-check


					Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Didampingi Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. Menambuh Gimbah Tanda Dibukanya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah, Obstetri dan Ginekologi, serta Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. (Foto: Istimewa) Perbesar

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Didampingi Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng. Menambuh Gimbah Tanda Dibukanya Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah, Obstetri dan Ginekologi, serta Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. (Foto: Istimewa)

Karama.id – Palu, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) resmi meluncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Bedah, Obstetri dan Ginekologi, serta Ilmu Penyakit Dalam dalam kegiatan yang digelar pada 13 Februari 2026 di Aula Fakultas Kedokteran Untad. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan kedokteran di Sulawesi Tengah sekaligus menegaskan komitmen Untad dalam meningkatkan kualitas dan akses layanan kesehatan melalui pendidikan dokter spesialis.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. yang menyampaikan sambutan secara daring, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., serta unsur Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal di Sulawesi Tengah. Turut hadir perwakilan Polda Sulawesi Tengah, Kodam XIII/Merdeka, Danrem 132/Tadulako, Lanal Palu, Lanud Palu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Pengadilan Tinggi Agama, para direktur rumah sakit se-Sulawesi Tengah, serta perwakilan pemerintah kabupaten/kota.

Kehadiran Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (FK Unhas) sebagai institusi pembina juga mempertegas kolaborasi akademik dalam penyelenggaraan tiga program studi spesialis tersebut. Rombongan FK Unhas dipimpin Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. dr. Agussalim Bukhari, M.Clin.Med., Ph.D., bersama jajaran pengelola program studi spesialis.

Dekan Fakultas Kedokteran Untad, Dr. dr. M. Sabir, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa pembukaan PPDS Ilmu Bedah, Ilmu Penyakit Dalam, serta Obstetri dan Ginekologi merupakan bagian dari transformasi pembangunan kesehatan nasional. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini sejalan dengan prioritas nasional untuk mempercepat peningkatan akses dan mutu pendidikan tenaga medis.

“Kebijakan ini merupakan prioritas nasional untuk mempercepat akselerasi peningkatan akses dan mutu pendidikan tenaga medis, sehingga memberikan peluang besar bagi universitas di wilayah strategis untuk menyelenggarakan pendidikan spesialis tanpa mengabaikan standar mutu,” ujarnya.

Ia menambahkan, terdapat tiga target utama yang ingin dicapai melalui pembukaan program ini, yakni tersedianya tenaga kesehatan dalam jumlah yang cukup, distribusi yang merata, serta penguatan kolaborasi antar institusi pendidikan kedokteran guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dalam sambutan daringnya mengapresiasi peluncuran tiga PPDS di FK Untad sebagai bagian dari program nasional percepatan pemenuhan tenaga medis spesialis.

“Peluncuran program studi baru PPDS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako merupakan capaian nyata program akselerasi pemenuhan dan distribusi tenaga medis spesialis atau subspesialis di Indonesia dalam mewujudkan Asta Cita dan Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dapat memberikan dukungan konkret, baik melalui pembiayaan pendidikan, insentif, maupun penguatan rumah sakit pendidikan milik daerah.

Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa peluncuran PPDS bukan sekadar seremoni akademik, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mencetak tenaga medis yang unggul dan berintegritas.

“Launching hari ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab besar kita untuk menghadirkan dokter spesialis yang tidak hanya cerdas secara keilmuan, tetapi juga luhur dalam pengabdian,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan PPDS di Untad harus ditopang oleh penguatan mutu akademik, peningkatan kompetensi dosen, serta kolaborasi erat antara universitas, rumah sakit, pemerintah daerah, dan organisasi profesi. Keberhasilan program ini, kata dia, akan diukur dari kualitas lulusan yang mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Provinsi dalam mendukung keberlanjutan PPDS di Untad. Ia menyatakan dukungan tidak hanya bersifat moral, tetapi juga dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang pendidikan.

“Pemerintah Provinsi siap mendukung sarana-prasarana untuk PPDS ini,” tegasnya.

Ia menilai pembukaan PPDS di Untad sejalan dengan program “Berani Sehat” dan “Berani Cerdas” yang diusung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Menurutnya, kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah masih sangat tinggi sehingga kehadiran program ini diharapkan mampu mengurangi ketimpangan distribusi tenaga medis.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi launching simbolik yang melibatkan Dekan FK Untad, Rektor, serta jajaran tamu undangan VVIP. Acara dilanjutkan dengan kick-off dan penandatanganan simbolik kerja sama bersama rumah sakit pendidikan dan para pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen bersama mendukung keberlanjutan pendidikan dokter spesialis di Sulawesi Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan