Karama.id – Palu, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Tadulako (Untad) hari ini merayakan Dies Natalis ke-61 di area Dekanat FKIP. Perayaan penuh kekeluargaan itu mengusung tema “BERLIAN (Berbudi Luhur dengan Hati) Menuju FKIP Berdampak untuk Generasi Emas Indonesia Maju”.
Acara puncak dihadiri oleh Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., Wakil Bupati Parigi Moutong Abdul Sahid S.Pd,, Ketua Senat Universitas Tadulako, para Wakil Rektor, para Kepala Lembaga, jajaran civitas akademika FKIP, serta mahasiswa dan alumni.

Ketua Panitia Dies Natalis, Dr. Ullinsa, M.Hum., dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan bahwa Dies Natalis bukan hanya perayaan, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang FKIP sebagai fakultas tertua di Universitas Tadulako sejak berdiri pada 1964.
“Tema BERLIAN menjadi simbol komitmen FKIP untuk melahirkan generasi yang berilmu, berbudi luhur, dan berdampak nyata bagi bangsa,” ujarnya.
Dekan FKIP, Dr. Jamaluddin, M.Si., dalam sambutannya membawa kabar gembira dengan tercapainya akreditasi Unggul bagi tiga program studi, yakni Pendidikan Kimia, Pendidikan Bahasa Inggris, dan salah satu program pendidikan lainnya.
“Ini adalah kado terindah untuk Dies Natalis tahun ini. Pencapaian ini akan menjadi energi baru dalam menghadapi target besar, yaitu akreditasi internasional yang dijadwalkan bulan Oktober mendatang,” ungkapnya.
Rektor Untad, Prof. Amar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya FKIP sebagai motor penggerak kualitas pendidikan di Indonesia Timur. Ia menekankan bahwa FKIP menjadi pionir untuk mendorong Untad go global melalui akreditasi internasional.
“FKIP harus menjadi kebanggaan universitas dan terus berdampak bagi generasi emas Indonesia,” tegasnya.
Untad dan Pemkot Palu Gelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Aset Tanah di Jalan Untad 1 Tondo
Perayaan Dies Natalis ke-61 ini juga diramaikan dengan berbagai lomba akademik, seni, olahraga, serta pameran kreatif dari program studi. Partisipasi mahasiswa, dosen, alumni, dan sponsor turut memperkuat suasana kebersamaan.
Acara ditutup dengan doa dan harapan agar FKIP Untad terus mengukir prestasi, menjaga kebersamaan, serta menjadi fakultas yang tidak hanya mencetak tenaga pendidik, tetapi juga pemimpin bangsa yang berkarakter unggul dan berdaya saing global.














