Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Pendidikan

Mahasiswa Untad dan UGM Kolaborasi KKN-PPM di Donggala

badge-check


					Mahasiswa Untad dan UGM Kolaborasi dalam KKN-PPM di Donggala, (Foto: Istimewa) Perbesar

Mahasiswa Untad dan UGM Kolaborasi dalam KKN-PPM di Donggala, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Donggala, Pemerintah Kabupaten Donggala secara resmi menyambut mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata Pemberdayaan dan Pembelajaran kepada Masyarakat (KKN-PPM) yang merupakan kolaborasi antara Universitas Tadulako (Untad) dan Universitas Gadjah Mada (UGM), di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Sulawesi Tengah, Senin (tanggal menyesuaikan).

Acara penyambutan berlangsung meriah dengan prosesi adat dan penanaman pohon sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian lingkungan. Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, S.Pd., M.Si., bersama jajaran pejabat daerah, Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr. Eng. Ir. Andi Rusdin, S.T., M.T., M.Sc., Kepala LPPM Untad, Dr. Lukman Nadjmuddin, M.Hum., serta mantan Dirjen Dikti Kemendikbudristek, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., yang turut mendampingi mahasiswa UGM.

Sebanyak 30 mahasiswa UGM dan 32 mahasiswa Untad akan melaksanakan program KKN-PPM selama 50 hari di dua desa, yaitu Desa Limboro dan Desa Towale.

“UGM telah menjalin kerja sama pengabdian di Banggai Kepulauan selama tujuh tahun, dan ini adalah yang pertama kalinya kami hadir di Donggala. Kami sangat berterima kasih atas sambutan luar biasa dari pemerintah dan masyarakat,” ujar Prof. Nizam.

“Anak-anak kami akan menjalankan program pemberdayaan di bidang kesehatan, pertanian, pariwisata, dan lingkungan. Kami berharap kontribusi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik Untad, Dr. Andi Rusdin, dalam sambutannya menekankan nilai strategis program ini sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kolaborasi antara Untad dan UGM akan membawa dampak lebih besar bagi masyarakat. Kami minta mahasiswa menjaga hubungan baik dengan warga, bekerja dengan kreatif, dan utamakan keselamatan,” pesannya.

Wakil Bupati Donggala, Taufik M. Burhan, menyampaikan apresiasi atas kehadiran dua kampus besar di wilayahnya.

“Kehadiran Untad dan UGM adalah kehormatan bagi kami. Kami berharap ke depan UGM juga menjadikan Donggala sebagai mitra tetap dalam program pengabdian. Ini akan mendorong potensi daerah kami agar lebih dikenal secara nasional,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari penutupan program KKN-PPM ini, akan diselenggarakan Festival Donggala, yang menjadi panggung bagi masyarakat dan mahasiswa untuk menampilkan hasil karya dan kontribusi selama pelaksanaan KKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Pendidikan