Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) menggelar acara pelantikan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Prof. Dr. Rosmala Nur, S.K.M., M.Si., dan Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Peternakan dan Perikanan pengganti antar waktu, Dr. Sayekti Handayani, S.Pt., M.Si., untuk masa jabatan 2025–2027.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Media Center Untad ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, keluarga, rohaniawan, serta dimulai dengan doa bersama mengenang almarhum Prof. Dr. Ir. Marsetyo, M.Agr.Sc., Ph.D., yang semasa hidupnya telah memberikan kontribusi terbaiknya sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Peternakan dan Perikanan sebelum berpulang.

Dalam sambutannya, Rektor Untad Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., ASEAN Eng. menegaskan bahwa rotasi kepemimpinan adalah hal wajar dalam organisasi dan menjadi bagian penting untuk memperkuat sinergi serta kesinambungan.
“Pergantian ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari upaya menata organisasi agar lebih solid, berdaya saing, dan harmonis,” tegas Prof. Amar.
Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada dekan sebelumnya, Prof. Dr. Nurdin, M.Si., M.Kes., yang telah berhasil membawa akreditasi unggul bagi FKM.
“Kami berterima kasih atas kerja keras beliau yang menjadikan FKM sebagai salah satu fakultas unggulan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Amar menekankan pentingnya percepatan pengembangan sarana dan prasarana pendukung kegiatan akademik.
“Kami berharap fasilitas-fasilitas, termasuk pendingin ruangan dan infokus yang belum memadai, segera dibenahi demi mendukung proses belajar mengajar,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan sejumlah program unggulan Untad, di antaranya pembukaan dua program studi baru, yakni Sains Data dan Lingkungan, serta program afirmasi 50% dalam jalur mandiri untuk memberi kesempatan lebih luas kepada masyarakat, terutama bagi peringkat terbaik dan anak guru atau mitra kerja sama.
“Standar minimal kelulusan tetap kita jaga, tetapi akses kita buka seluas-luasnya dengan prinsip afirmasi,” jelas Prof. Amar.
Dari sisi pengelolaan kampus, Untad juga akan mengoptimalkan aset-aset agar bisa dimanfaatkan untuk mendukung pendapatan universitas.
“Semua aset harus didata dan dimanfaatkan optimal agar punya nilai tambah,” tegasnya.
Selain itu, Untad terus meningkatkan kualitas konektivitas kampus melalui pemasangan akses poin dan rencana migrasi sistem informasi ke platform Siakad, karya pengembangan internal Untad, demi memperkuat keamanan data.
Menutup sambutannya, Prof. Amar mengajak seluruh civitas akademika untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan inovasi demi kemajuan Untad di masa depan.
“Mari bersama-sama merawat harmoni dan membangun Universitas Tadulako agar menjadi institusi tangguh dan adaptif di masa depan,” pungkasnya.














