Karama.id – Palu, Universitas Tadulako (Untad) menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Wakil Fekan Fakultas Hukum periode 2025–2027, bertempat di Media Center Untad, Senin, 2 Juni 2025. Acara ini ditandai dengan pemberhentian secara hormat para Wakil Dekan sebelumnya serta pengangkatan pejabat baru berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor: 4602/UN28/KP.00/2025.
Hadir dalam acara tersebut unsur pimpinan Untad, para Wakil Rektor, Kepala LPPM, dan LPPMP,Para Dekan Fakultas, Direktur Pascasarjana, Kepala Biro, serta civitas akademika lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT., IPU., Asean Eng. Menekankan pentingnya perubahan cara berpikir dan pola kerja dalam pengelolaan fakultas di era saat ini.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita mulai dari sekarang itu melakukan perubahan mindset yang ada. Tata cara kerja kita sekarang tidak cuma hanya kerja administrasi, tapi sebentar lagi kita ini bagaimana mengembangkan unit-unit fakultas kita sebagai unit-unit yang strategis,” tegasnya.
Rektor berharap para pejabat yang dilantik dapat membawa semangat baru dalam manajemen fakultas serta berperan aktif dalam mendukung pengembangan universitas yang lebih inovatif, adaptif, dan berdampak.
Adapun pejabat yang diberhentikan dengan hormat dari jabatan wakil dekan Fakultas Hukum masa jabatan 2021–2025 adalah:
1. Dr. Agus Lanini, S.H., M.Hum. (Wakil Dekan Bidang Akademik),
2. Dr. Sitti Fatimah Maddusila, S.H., M.Hum. (Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum),
3. Dr. Rahmat Bakri, S.H., M.H. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni).
Sementara itu, pejabat yang dilantik untuk masa jabatan 2025–2027 adalah:
1. Dr. Adfiyanti Fadjar, S.H., LLM. (Wakil Dekan Bidang Akademik),
2. Dr. Nurhayati, S.H., M.H. (Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum),
3. Dr. Rahmat Bakri, S.H., M.H. (Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni).
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran struktural di lingkungan kampus, guna meningkatkan kinerja kelembagaan serta mendorong terciptanya suasana akademik yang lebih produktif dan kolaboratif.
Editor: Moh. Zikri














