Karama.id – Palu, Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., bersama jajaran pimpinan universitas menghadiri undangan Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Pertemuan ini dihadiri oleh Ketua Senat Untad, Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Ketua LPMPP, serta Ketua LPPM.
Fokus utama pembahasan dalam pertemuan ini adalah kajian akademik terkait kepedulian terhadap lingkungan di Sulawesi Tengah. Gubernur Sulawesi Tengah menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

“Sebenarnya, saya berencana mengunjungi kampus-kampus dengan tujuan membangun kerja sama dalam kepedulian terhadap lingkungan, baik melalui riset maupun program pengabdian,” ujar Gubernur Anwar Hafid.
Menanggapi hal ini, Rektor Untad, Prof. Amar, menyatakan komitmen penuh Universitas Tadulako dalam mendukung program-program strategis pemerintah daerah.
“Kami siap berkontribusi dalam kajian lingkungan dan program-program pembangunan, termasuk mendukung inisiatif ‘Satu Desa Satu Dokter’ serta berbagai program lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Selain isu lingkungan, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk membahas pengembangan infrastruktur di Universitas Tadulako. Dalam pemaparannya, Rektor Untad menguraikan perkembangan beberapa proyek strategis, seperti pembangunan Embung Tadulako, Nalodo Research Center, serta Rumah Sakit Universitas Tadulako.
Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi semakin erat dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah.














